Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Masuki Ramadhan, BI Perketat Edaran Uang Palsu dengan Sosialisasi CIKUR

Jajaran Direksi BI Perwakilan Sulut.

Manado, detiKawanua.com - Memasuki bulan Ramadhan 1437 Hijriyah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjaga ketersediaan uang jelang lebaran.

Bank Indonesia mempersiapkan uang kartal sebesar Rp.1,82 Trilyun, menjelang masuknya bulan Ramadhan disebabkan kebutuhan uang di masyarakat cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut merupakan implikasi dari meningkatnya aktivitas ekonomi secara umum.

Dalam hal ini,Bank Indonesia selaku otoritas sistem pembayaran senantiasa menjamin ketersediaan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dalam kondisi layak edar.

Pada lebaran tahun ini, Bank Indonesia memproyeksikan kebutuhan uang kartal yang terdiri dari penarikan perbankan dan penukaran uang kecil masyarakat di wilayah sulawesi utara dan gorontalo mengalami peningkatan 14 % dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nominal, bank indonesia telah mempersiapkan uang kartal sebesar Rp.1,82 Trilyun naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp.1,57 Trilyun.

Persiapan tersebut bertujuan untuk menjamin kelancaran transaksi masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo yang pada akhirnya memberikan impact positif terhadap perekonomian secara positif.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Peter Jacobs, mengatakan, BI bersama perbankan juga akan melaksanakan kegiatan penukaran uang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya terhadap uang pecahan kecil.

"Menjelang lebaran nanti, kami akan tetap berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya dalam kegiatan penukaran uang dalam bentuk uang pecahan kecil", ujar Peter.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di tiga tempat yaitu, Manado, Kotamobagu, Gorontalo. Khususnya di Manado, waktu penukaran akan dimulai sejak tanggal 20-30 Juni 2016 pukul 09.30-12.00 WITA, lokasi penukaran uang di Bank Indonesia Lama (Kompleks Pasar 45 Manado).

Selain itu, untuk menekan perdaran uang palsu menjelang hari raya Idul Fitri, Bank Indonesia akan melakukan sosialisasi Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) kepada kasir perbankan, retailer dan petugas SPBU secara Door to Door setiap hari sabtu selama bulan Ramadhan 1437 H serta melakukan kegiatan penempelan sticker di beberapa lokasi strategis, pasar, toko-toko dan swalayan.

Hal ini pastinya akan sangat mengutungkan masyarakat/konsumen dimana tidak akan ada praktek UPAL atau uang palsu khususnya untuk Kota Manado. (Shy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 08 Juni 2016 , ,

0 komentar for "Masuki Ramadhan, BI Perketat Edaran Uang Palsu dengan Sosialisasi CIKUR"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional