Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Hewan Sapi Diduga Terjangkit Virus Antraks Lolos di Manado?

foto ilustrasi hewan ternak sapi yang diduga tertular virus Antraks dimusnahkan petugas kesehatan. (ist/kmps).

Manado, detikawanua.com - Peredaran hewan ternak sapi maupun potongan daging sapi di masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) khususnya bagi warga Muslim yang akan menghadapi perayaan hari raya Idul Fitri nampaknya harus lebih diwaspadai peredarannya oleh pemerintah daerah (Pemda) setempat, karena seperti yang terjadi belum lama ini 3 ekor sapi yang berasal dari Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yang masuk ke Kota Manado diduga terindikasi bakteri Bacillus Anthracis atau virus Antraks dan terpaksa harus dikembalikan.

"Itu terjadi di rumah pemotongan hewan (RPH) Desa Bailang Manado. Terindikasi sapi tersebut terjangkit Antraks dan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mematikan itu di Manado. Dipulangkan ke Bolmong karena juga berdekatan dengan Provinsi Gorontalo," terang Kepala Tata Usaha RPH Bailang, Djone Pamalig, kepada wartawan baru-baru ini.

Menurutnya, 3 sapi asal dari Kabupaten Bolmong itu belum terdeteksi Antraks. Tidak ada Antraks, kami hanya mengantisipasi saja. Yang kami terima disini adalah Sapi dari wilayah Minahasa, Minsel, Minut dan Mitra, tidak ada dari Gorontalo,"ungkap Pamalig.

Diketahui, di Gorontalo, dugaan virus antraks atau bakteri Bacillus Anthracis telah menyebar di wilayah Provinsi Gorontalo dengan ditandai dengan adanya kematian pada 10 ekor sapi.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulut, Arie Bororing menegaskan di Sulut, untuk konsumsi daging Sapi masuk dalam kategori aman, karena tidak terdeteksi Antraks.

"Wilayah Bolmong kan berdekatan dengan Gorontalo, RPH hanya mengantisipasi saja, jangan sampai ada susupan Sapi dari Gorontalo," jawab Bororing kepada wartawan, ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di RPH Bailang pada Senin malam.

Dikatakannya masyarakat tidak perlu merasa kuatir, karena pihak Distanak menjamin daging sapi Sulut aman dan bisa dikonsumsi.

"Kami yakin 100 persen, hasil sampelnya aman. Karena kami tidak menerima Sapi dari Gorontalo, karena stok Sapi di Sulut termasuk banyak, bahkan kita yang mengirim keluar daerah,"tegas Bororing.

Selain itu, langkah yang dilakukan Distanak Sulut untuk mengantisipasi masuknya penyakit Antraks di Sulut, adalah menggelar razia pengawasan lewat pos-pos yang ada di wilayah perbatasan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota.

"Kami menjamin stok daging sapi dalam relatif aman. Informasi yang ada di RPH Manado, saat ini ada 59 ekor sapi yang siap untuk dipotong. Jelang lebaran nanti, stok daging sapi terpenuhi, warga tak usah kuatir,kami jamin,"tandas Bororing. (hms/dkc)

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 23 Juni 2016 , , ,

0 komentar for "Hewan Sapi Diduga Terjangkit Virus Antraks Lolos di Manado?"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional