Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Gubernur Pastikan Sulut Bebas Vaksin Palsu, Dinkes Sidak RS Monompia dan Apotik Lianza

Sidak Kadinkes Sulut bersama perwakilan Pemprov Sulut Biro Pemrintahan dan Humas bersama Wartawan.

Kotamobagu, detikawanua.com - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menanggapi soal adanya kabar beredarnya vaksin palsu di Provinsi Sulut, menurutnya tidak ada atau di Sulut aman dari peredaran vaksin palsu. Sebagaimana hasil konfirmasi langsung dirinya (Gubernur,red) kepada Balai Pemeriksaan Obat-Obatan dan Makanan (BPOM) Pusat, melalui telepon selluler (HP,red).

"Saya sudah cek langsung, dan itu (vaksin palsu,red) hanya ada di Jakarta, Medan, Sumatera juga Makassar dan beberapa daerah lain. Intinya di Sulut itu tidak ada,"ungkap Gubernur, ketika melakukan kunjungan ke rumah dinas (Rudis) Walikota Kotamobagu, Rabu (29/06) siang tadi. 

Menurutnya juga langkah antisipasi yang diambil Pemprov Sulut melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan pengecekan langsung di Kabupaten Kota.

"Iya saya langsung katakan ke Kadis supaya langsung lakukan pemeriksaan soal vaksin-vaksin yang ada di Kabupaten Kota,"tandas OD.

Sebelumnya, pada siang tadi juga oleh Kadinkes Sulut, Jemmy Lampus bersama Karo Pemerintahan dan Humas, Jemmy Kumendong, Perwakilan Dinkes KK (Bidang Promkes,red) dan sejumlah wartawan ketika berada di Kota Kotamobagu telah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua tempat yakni RS Monompia dan Apotik Lianza untuk memastikan apakah ada keberadaan vaksin palsu itu ada di Kotamobagu atau tidak.

"Kami memeriksa jenis vaksin Angerix-B (masuk dalam 12 label vaksin palsu,red), dimana vaksin itu untuk Hepatitis. Tidak ditemukan, karena salah satu ciri-cirinya asli atau palsu itu diperiksa melalui nomor seri yang tercantum pada botol vaksin tersebut apakah terdaftar di BPOM atau tidak,"terang Lampus.

Turut serta dalam sidak tersebut, perwakilan yayasan RS Monompia, Sinyo Lapian serta pemilik Apotik Lianza, Julia Sompotan.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 29 Juni 2016 , , , ,

0 komentar for "Gubernur Pastikan Sulut Bebas Vaksin Palsu, Dinkes Sidak RS Monompia dan Apotik Lianza"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional