Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Disnaker Fasilitasi 46 ABK Talaud Yang Belum Terbayar Gaji 6 Bulan

Pertemuan 5 wakil ABK Talaud saat berada di Disnaketrans Provinsi Sulut.

Manado, detikawanua.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulut, hingga Rabu (08/06) tadi masih memfasilitasi ke 46 karyawan atau anak buah kapal (ABK) Watuna Patu dan Berkat Prodisa yang selama 6 bulan gaji mereka belum dibayarkan oleh pihak angkutan penyeberangan (AP) milik perusahaan daerah (PD) Kepulauan Talaud.

Kepala Disnakertrans Sulut, Marsel Sendoh mengungkapkan bahwa pihaknya siap menjembatani pihak ABK bersama Direktur APPD Talaud untuk mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Kami juga sudah mengundang Kadis Perhubungan Provinsi karena ini ada hubungan juga dengan bidang perhubungan, dan telah mengadakan diskusi bersama ABK," terang Sendoh, saat menerima perwakilan ABK di ruang kerjanya.

Dirinya juga mengingikan adanya itikad baik dari pihak PD untuk menyelesaikan kewajiban atau hak (gaji) dari para karyawan tersebut.

"Kami akan melihat nanti dan jika ada temuan, maka kami akan melimpahkan dulu ke Disnaker Kabupaten Talaud untuk diproses yang selanjutnya ke Provinsi," jelasnya.

Senada dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulut, Joy Oroh pun tetap akan memfasilitasi hingga persoalan itu selesai.

"Bentuk kepedulian dan ini merupakan ada kaitannya dengan sektor transprotasi. Kami hanya memfasilitasi karena terkait adminitasi itu ada pada satuan kerja (Satker) PD," terang Oroh.

Diketahui adanya informasi tersebut dikarenakan perwakilan ABK dari dua kapal penyeberangan itu datang mengaduhkan nasib mereka ke Disnaker Sulut untuk mencari solusi soal gaji mereka.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 08 Juni 2016 , ,

0 komentar for "Disnaker Fasilitasi 46 ABK Talaud Yang Belum Terbayar Gaji 6 Bulan"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional