Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Diduga Punya Kepentingan, Ada LSM 'Kelabui' Warga Pulau Bangka

Warga saat berhadapan dengan Komisi III DPRD Sulut.
Warga saat berhadapan dengan Komisi III DPRD Sulut.

Manado, detiKawanua.com - Berbagai pemberitaan media mengenai keluhan warga di Pulau Bangka Kabupaten Minahasa Utara (Minut), bahwasanya ada tuntutan dari warga setempat yang merasa terancam dengan kehadiran PT.MMT yang tengah melakukan observasi (penelitian-red) di beberapa Desa di Pulau Bangka yang memiliki kandungan biji besih.

Bahkan, berbagai tuntutan tersebut beberapa kali sempai sampai di Gedung DPRD Sulawesi Utara (Sulut), dengan pengawalan beberapa LSM dalam bentuk aksi dan maupun penyampaian tuntutan secara langsung.Ternayata, beberapa kali digelarnya aksi dan tatap muka dengan DPRD Sulut hanyalah pembohongan publik.

Hal ini terbukti setelah sejumlah perwakilan Desa dari Pulau Bangka datang dan mengadu ke Komisi III.

"Kami minta perdoalan ini secepatnya ditangani pemerinta karena dihawatirkan menimbulkan prokontra,"pinta Hukum Tua Desa Libas Abdel Viktor Tukunang, Selasa (14/06).

Warga yang berhadapan dengan Sekretari Komisi III Eddison Massegy dan Anggota Komisi Edwin Lontoh langsung menanggapi aspirasi yang di sampaikan warga.

"Terima kasih atas penyampaian Bapak dan Ibu sekalian, kami sudah menerima informasi ini dan akan kami tindaklanjuti," kata Sekretaris Komisi III Eddison Massegy.

Sebelumnya, Hukum Tua Desa Lihuna Pentje J.Datang, dia mengatakan, pada tanggal 9 Juni 2015 lalu sempat aksi dan sampaikan aspirasi mengenai kondisi pulau Bangka yang telah terjadi konflik sarah dan berujung korban jiwa, mereka ternyata bukanlah warga Pulau Bangka.

"9 Juni sejumlah warga menyampaikan aspirasi, kami sering pantau setiap kali aksi paling hanya sebagian warga pulau bangka. Oleh karena itu, kami harap jika ada yang menggelar demo maka perlu diminta KTP mereka untuk dijdikan bukti apakah mereka sebagai warga Pulau Bangka," kata Hukum Tua Desa Lihuna.

Perwakilan masyarakat dari beberapa tersebut juga mengatakan, kehadiran PT.MMT justru memberikan sedikit perubahan ekonomi di beberapa desa khususnya para petani yang penghasilannya terganggu akibat pengaruh zat biji besi di perut bumi di Pulau tersebut.

 Dewan juga diminta agar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait daerah pesisir dan pulau-pulau kecil (sonazi), agar supaya dimasukan perkara yang tengah di alami warga pulau bangka. Akan tetapi, tujuan dari Perda Sonazi lebih terfokus pada pesisi pulau dan tidak menyentuh daratan.

"Pansus sonazi tidak masuk ke darat, itu sudah masuk pada perda tatakota," kata Edwin Lontoh ke warga, sembari Lontoh mengatakan, pihak Dewan akan mrngambil posisi di antara kedua bela pihak. (Aldi)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Rabu, 15 Juni 2016 ,

0 komentar for "Diduga Punya Kepentingan, Ada LSM 'Kelabui' Warga Pulau Bangka"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional