Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Bupati Berang Gaji Honor Fiktif, Kaban BPBD Boltim Bakal Dicopot Jabatannya

Bupati Landjar saat melihat dafta gaji honor di Kantor BPBD Boltim, siang tadi.

Boltim, detiKawanua.com - Adanya laporan penyalahgunaan anggaran untuk pembayaran gaji honorer untuk operator mobil pemadam kebakaran (Damkar), di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dinilai telah terjadi permainan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut sehingga, Kepala BPBD Boltim, Julius Pelealu terancam bakal lengser dari jabatannya.

Pasalnya, laporan itu langsung sampai ke Bupati Boltim Sehan Salim Landjar.

"Operator Damkar tidak ada orangnya, tapi gaji dibayar terus. Ini harus segera ditindak lanjuti," ungkap, Bupati Sehan Landjar dihadapan Assisten III Setda Boltim, Djainudin Mokoginta bersama sejumlah awak Media dengan nada tinggi Senin (13/06) siang tadi.

Bupati menegaskan, jika penyalanggunaan anggaran tersebut terbukti maka, akan diberi sanksi terhadap pimpinan SKPD yang bersangkutan.

"Kalau tidak ada orangnya (operator Damkar-red), otomatis gaji yang dibayarkan itu, masuk di kantong pimpinan SKPD. itu namanya korupsi," tegasnya, saat menyambangi kantor BPBD Boltim.

Menurutnya, pimpinan SKPD harus bisa mempertanggungjawabkan hal ini. sebab akan diberlakukan sanksi tegas apalagi berkaitan dengan gaji, "hal ini, harus segera diselesaikan. kalau perlu segera lakukan pergantian kepala SKPDnya. copot saja pimpinannya," terang Bupati.

Sementara, Kepala BPBD Boltim, Julius Pelealu saat dikonfirmasi terkait masalah ini sempat berkilah bahwa, dirinya tidak pernah melakukan penyalahgunaan anggaran, "ini adalah bagian dari resiko yang terjadi pada seorang pimpinan. kalaupun dicopot, tidak apa - apa yang penting saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja sesuai Tupoksi," ucap Pelealu, kepada awak media.

Adapun gaji yang dinilai fiktif tersebut, terinformasi telah dilakukan pembayarannya selama dua bulan yakni, Januari hingga Februari, "gaji operator Damkar atas nama Evander Nender, perbulan itu berjumlah Rp 2 juta. namun, ada potongan sebesar Rp 200 ribu. Jadi yang diterima tinggal Rp1.800.000 perbulan," terang Bendahara BPDB Boltim, Aditya Rantung kepada media. (Fidh)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Selasa, 14 Juni 2016 ,

0 komentar for "Bupati Berang Gaji Honor Fiktif, Kaban BPBD Boltim Bakal Dicopot Jabatannya"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional