Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

BBGRM Sulut Dipusatkan di Bolmut, Bupati: Gotong Royong Penting untuk Keseimbangan Kota dan Desa

Bupati Menerima Secara Simbolis Bantuan Kapal Longboat dari Pemerintah Provinsi Sulut kepada Kelompok Nelayan Bolmut. /Ist

Bolmut, detiKawanua.com
- Kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ini, sangatlah penting dan strategis guna mempercepat proses keseimbangan pembangunan antara perkotaan dan pedesaan. 

Demikian yang disampaikan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs Hi Depri Pontoh, dalam sambutannya pada puncak pelaksanaan BBGRM XIII tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2016, yang dipusatkan di Lapangan Kembar Boroko, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Kamis (02/06) kemarin.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, kegiatan yang mengangkat tema "Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat kita daya gunakan peran Lembaga masyarakat Desa sebagai Mitra Pemerintahan Desa" ini, membutuhkan dukungan partisipasi seluruh komponen masyarakat, sehingga program BBGRM benar-benar merupakan pembangunan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat.

"Gotong royong merupakan ciri khas budaya Bangsa Indonesia, namun seiring perjalanan waktu rasa kebersamaan dan gotong royong semakin memudar. Karena itu, Saya mengajak untuk menggalakkan budaya gotong royong masyarakat melalui lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada di pedesaan," ujar Bupati.

Tak lupa pula, Bupati Pontoh menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada para peserta kegiatan BBGRM ke-13 di Bolmut. "Ini merupakan motivasi bagi kami untuk lebih menggelorakan semangat gotong royong di bumi Nyiur Melambai dalam mendukung terwujudnya Sulut yang Berdikari dalam eokonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam budaya," jelas Pontoh.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, menegaskan, momentum BBGRM menjadi upaya untuk memerangi kemiskinan di Sulut. Wakil Gubernur mengatakan tidak usah malu mengakui angka kemiskinan di Sulut cukup besar, sebaliknya ini harus menjadi motivasi bagi kita untuk menuntaskan kemiskinan di daerah ini. Butuh kerja sama dari setiap elemen masyarakat, apapun caranya, apapun upaya yang akan di jalankan.

Selain itu, Wakil Gubernur juga mengatakan, kegiatan BBGRM merupakan saat yang tepat untuk menggerakan masyarakat berperan aktif dalam proses pembangunan. Pemerintah Daerah boleh memasang target tapi semua kembali lagi tergantung pada masyarakat. 

Diketahui, kegiatan BBGRM tahun 2016 sebelumnya dilaksanakan oleh seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sulut selama satu bulan penuh, dengan berbagai kegiatan nyata gotong royong di bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan agama serta bidang lingkungan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong royongan dalam penguatan integritas sosial melalui kegiatan gotong royong untuk mencapai masyarakat Sulut yang adil dan makmur menuju keluarga sehat sejahtera.

Pada acara puncak BBGRM dilaksanakan penandatanganan mou tentang penguatan ketahanan pangan klaster terintegrasi sapi dan tanaman padi antara kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut dengan Pemerintah Kabupaten Bolmut, dan rangkaian kegiatan yang merupakan kerja sama antara pemerintah Provinsi Sulut dan Bolmut, di antaranya pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis, penyerahan bantuan bibit tanaman kehutanan 11.000 batang bibit, penyerahan secara simbolis dana desa dan alokasi dana desa tahap I 60% untuk 95 Desa sejumlah 43.308.000.086, penyerahan bantuan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui kegiatan Toko Tani Indonesia (TII) tahun 2016, penyerahan bantuan bibit padi dan jagung kepada kelompok tani, penyerahan secara simbolis kenderaan roda dua kepada penyuluh pertanian dan tenaga kesehatan, penyerahan trophy Juara lomba Arsip Desa tingkat kabupaten Bolmut tahun 2016 dan Tropy Juara berbagai lomba dalam rangka HUT ke-9 Bolmut.

Dalam acara tersebut, dilaksanakan juga penyerahan Kapal Longboat dari Pemerintah Provinsi Sulut kepada Kelompok Nelayan Bolmut, serta peresmian Pasar Rakyat Boroko dan bangunan kantor Pemerintah Kabupaten Bolmut oleh Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. E. Kandouw.

Usai acara puncak BBGRM, Wakil Gubernur yang didampingi Bupati Bolmut bersama rombongan juga melakukan peninjauan pasar murah dan penanaman pohon di lokasi pasar Rakyat Boroko.

Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw Tanos, Unsur Forkopimda Sulut, Para Bupati dan Walikota se-Sulut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut Dr Peter Jacobs, Ketua TP PKK Bolmut Dra Hj Ainun Pontoh-Talibo, Ketua DPRD Bolmut Karel Bangko SH, Wakil Bupati Bolmut Suriansyah Korompot SH, Unsur Forkopimda Bolmut, Pimpinan SKPD dan Jajaran Aparatur serta masyarakat. (**/dkc)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 03 Juni 2016 ,

0 komentar for "BBGRM Sulut Dipusatkan di Bolmut, Bupati: Gotong Royong Penting untuk Keseimbangan Kota dan Desa"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional