Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Antisipasi Produk Kadaluarsa, Pemkab Gunakan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999

George Tanor (Ist)

Bolmong, detiKawanua.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong melalui Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) serius melakukan pengawasan terkait mengantisipasi pencegahan peredaran produk makanan dan minuman yang suda tak layak diperjual belikan di pasaran.
Pasalnya, Ramadhan ini, tak bisa lagi dipungkiri bahwa kebutuhan masyarakat berbelanja di pasar dan pertokohan pun mulai meningkat. Namun, untuk mengantisipasi bahan pokok yang sudah Kadaluarsa.  George Tanor, Kepala Dinas (Kadis) Disperindag Bolmong tak luput terus menegaskan bahwa, terkait hal ini ada Undang-Undang (UU) yang mengatur. “ UU No 8 Tahun 1999, tentang perlindungan konsumen, dan didalam UU ini, ada hukuman pidananya jika dilanggar” terangnya, Minggu (12/06).
Lanjut Tanor, dengan berlakunya UU perlindungan terhadap konsumen tersebut, makanan dan minuman yang tak layak lagi diperjual-belikan tentunya terus dipantau. “Tentunya akan diadakan pengawasan, soal hal tersebut,” tegas George.
Dirinya menyerukan, jika kedapatan kejanggalan terhadap produk atau makanan yang di jual oleh pedagang, diharapkan agar segera melaporkan ke Disperindag. “bila ada konsumen menemukan makanan atau sejenisnya yang sudah kadaluarsa, kemudian masih dijual, maka segera melaporkan ke pihaknya,” katanya.

Selain itu, hingga menuai hasil yang optimal, pihaknya akan melakukan mengkroscek terus secara insentif di lapangan. “Itu akan kami pantau dengan intensif para pedagang nakal yang sengaja menimbun barang dan bahan pokok yang tidak layak lagi dijual, dan merusak harga pasaran,” tutup Kadis. (Tri Saleh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 12 Juni 2016

0 komentar for "Antisipasi Produk Kadaluarsa, Pemkab Gunakan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional