Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Prihatin Masih Ada Murid Absen UN, Wawali : Semoga Kedepan Tidak Ada


Wawali Manado, Mor Bastian.

Manado, detiKawanua.com - Rangkaian kegiatan Ujian Nasional (UN) serentak tingkat Sekolah Dasar (SD), pada Rabu (18/05) resmi berakhir. Wakil Walikota (Wawali) Manado Moor Bastian merampungkan kegiatan ini dengan mengunjungi 3 (tiga) SD penyelenggara UN sekaligus yaitu :

  1. Sekolah Dasar Providencia (penyelenggara)
  2. Sekolah Dasar Eben Heazar 1 dan 2 (penyelenggara)
  3. Sekolah Dasar Negeri 8 (penyelenggara), SD Negeri 66, SD GMIM 15, SD Negeri 17 (Penyelenggara), SD GMIM 35, dan SD Negeri 96
Dari beberapa sekolah tersebut memang ada sekolah yang sampai saat ujian hari terakhir ada anak didik yang tidak ikut didalamnya dan ketika dikonfirmasi ke pihak sekolah yang bersangkutan ditemukanlah alasan kenapa kejadian seperti ini masih saja ada untuk dunia pendidikan khususnya Kota Manado.

"Memang ada anak didik saya yang sampai saat ini tidak ikut dalam UN tahun ini karena memang sudah di Drop Out (DO) dengan alasan yang menurut kami sudah sangat pas pasalnya murid ini terakhir mengikuti kegiatan sekolah waktu UTS pertama dan setelah itu sudah tidak lagi masuk sekolah sampai saat ini," ujar Jeanne Mendu, Spd yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah SD Negeri 66.

Menanggapi hal tersebut, Wawali pun mengajak para wali sekolah untuk saling berbagi pengalaman dalam pendidikan. Dirinya sangat prihatin, sembari berharap agar kejadian-kejadian seperti ini (murid tidak hadir-red) tidak akan ada lagi untuk waktu kedepannya serta menyampaikan rasa bangganya terhadap anak-anak berkebutuhan khusus yang menurut Wawali Kota Manado ini adalah anak-anak yang penuh dengan kelebihan.

"Saya sangat mengharapkan agar kedepan nanti tidak ada lagi anak-anak bangsa khususnya yang berada di Kota Manado ini yang tidak ikut UN tentunya dengan usaha maksimal pihak sekolahpun bekerjasama agar mereka tetap terakomodir", ungkapnya dengan penuh harap.

"Dan khusus untuk para murid yang berkebutuhan khusus saya tidak pernah menilai mereka itu maaf kekurangan, saya bahkan secara pribadi menilai mereka itu mempunyai kelebihan khusus yang jika itu diarahkan tepat pada hobinya atau yang dominan dari perilakunya asal itu positif, itu akan menjadikan mereka manusia yang hebat bahkan melebihi dari yang normal," tambah Moor.

Ketika ditanya usaha apa yang dilakukan pihak sekolah SD Negeri 66 ke murid yang absen dari UN tahun ini, Kepsek Jeanne pun menjelaskan kronologisnya.

"Jadi anak ini adalah anak dari pasangan broken dan akhirnya dia menjadi korban dari perpisahan ayah dan ibunya, dan saat ini anak ini mengikuti ibunya ke Gorontalo karena menurut informasi Orang tua perempuannya sudha pindah tempat tinggal ke kota Karawang," tutup Jeanne dengan sesal. (Shy)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Kamis, 19 Mei 2016 ,

0 komentar for "Prihatin Masih Ada Murid Absen UN, Wawali : Semoga Kedepan Tidak Ada"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional