Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Polri 'Klaim' Miras Picu Kejahatan di Indonesia, Lalu Sarankan Pemda Aktifkan Perda‪

Ilustrasi ratusan botol miras yang siap dimusnahkan. (Ist)

Jakarta, detikawanua.com – Merangkum data dari Markas Besar (Mabes) Polri, untuk tingkat kejahatan di Indonesia terlebih pada sejumlah kasus pemerkosaan itu berawal dari faktor minuman keras (Miras).

"Apalagi, pada lokasi yang jauh dari keramaian. Inilah yang jadi perhatian kita untuk meningkatkan peran serta masyarakat, karena Polri tidak mungkin bisa bekerja sendirian,"ujar Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Rianto seperti yang dikutip Viva.co.id pada diskusi di Jakarta, Sabtu (07/05).

‪Selain itu, Agus juga menyarankan, agar pemerintah daerah (pemda) menerbitkan peraturan daerah (Perda) tentan pelarangan minuman beralkohol. Begitu juga, dengan masyarakat harus sadar untuk tidak lagi mengonsumsi munuman keras.‬

‪"Pemda harus mengeluarkan Perda, agar tidak ada minuman beralkohol, termasuk di dalamnya tuak. Faktor pemicu utama minuman keras, mereka minum bukan dari pabrikan, tetapi minum tuak dari tumbuhan yang memiliki kadar alkohol tinggi,"katanya.‬

Diketahui, akibat miras selain kasus pemerkosaan 14 lelaki terhadapn Yuyun siswi SMP di Desa Padang Ulak Tanding, Kecamatan Rejang Lebong, Bengkulu yang ditemukan tewas didalam jurang (04/05) lalu, sejumlah kasus lainya didaerah berupa tawuran antar kampung (Tarkam), perampokan hingga pembunuhan lain juga sudah terjadi dan kini semakin merajalela dan menghabiskan nyawa manusia. ‬(vv/dkc) 

Rep/Editor: Isjo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 08 Mei 2016 , ,

0 komentar for "Polri 'Klaim' Miras Picu Kejahatan di Indonesia, Lalu Sarankan Pemda Aktifkan Perda‪"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional