Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pemprov Tuntaskan Batas 2 Desa Bolmong dan KK

TPBW-TP Sulut saat kunjungi lokasi batas dua desa Kabupaten BolMong dan Kota Kotamobagu. (Ist)

Manado, detikawanua.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut  melalui Tim Penegasan Batas Wilayah Tingkat Provinsi (TPBW-TP) Sulut, memfasilitasi penyelesaian sengketa batas daerah antara Kabupaten Bolmong dan Kota Kotamobagu tepatnya di antara Desa Pangian Barat Kecamatan Pasi Timur dan Desa Pontodon Timur diambil alih Gubernur. Hal itu ditandai dengan penandatanganan berita acara penyelesaian batas daerah antara Pemda Kabupaten Bolmong dan Kota Kotamobagu Kotamobagu di Kantor Camat Passi Timur Senin, (16/05) kemarin.

Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut Jemmy Kumendong melalui Kepala Bagian Pemerintahan Boslar Sanger, yang memimpin pertemuan ini, menjelaskan terkait penyelesaian sengketa ini, masing-masing sangadi (Kepala desa, red) sudah menyepakati bersama.

"Dari dua desa ini nantinya akan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang hasil kesepakatan dan selanjutnya pada hari Rabu tanggal 18 Mei (besok, red) akan disampaikan kepada TPBW-TP," terang Boslar.

Untuk diketahui sesuai Permendagri 76 Tahun 2012 apabila tidak ada kesepakatan antara pihak yang bersengketa akan di serahkan kepada Gubernur, adapun keputusan Gubernur itu nantinya bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Turut hadir Kepala Bagian Pemerintahan selaku Sekretaris TPBW-TP Sulut Boslar Sanger, Asisten Pemerintahan Setdakot Kotamobagu Nasrun Gilalom, Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Bolmong Revanny Paputungan, Camat Passi Timur, Camat Kotamobagu Utara, Sangadi Pangian Barat dan Sangadi Pontodon Timur. (hms/dkc)

Rep/Editor: Isjo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 17 Mei 2016 , , ,

0 komentar for "Pemprov Tuntaskan Batas 2 Desa Bolmong dan KK"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional