Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pemerintah Fokus Kembangkan Industri Perikanan di Wilayah Perbatasan Sulut

Pelaksanaan Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Daerah Perbatasan.

Manado, detikawanua.com - Wilayah perbatasan di Provinsi Sulut dipastikan kedepan menjadi fokus dari pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut dan pemerintah pusat memberdayakan sumberdaya alam (SDA) di perbatasan melalui produksi industri di bidang perikanan, yang nantinya dikelola untuk menjadikan salah satu target pertumbuhan ekonomi di Sulut.

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Sulut Sonny Watung melalui Bidang Ekonomi Niko Rambitan mengungkapkan, agenda atau rencana dari Badan Perbatasan Sulut ini yang utama adalah melakukan pengembangan melalui pengolahan hasil perikanan di wilayah perbatasan di Sulut. Dimana soal perekonomian itu diketahui pada umumnya, bahwa semua daerah, kota, atau negara akan maju jika industri di daerah itu berjalan baik.

"Kita akan coba diperikanan namun tidak hanya dalam industri pengolahan perikanan, tapi juga semua SDA akan diberdayakan. Khusus pengolahan ikan itu kami sudah melihat langsung hasilnya di daerah Marampit, contoh ikan hiu itu sirip dan dagingnya, begitupun ikan Tunggiri yang cocoknya jadi siomay, bakso ikan hingga kerupuk ikan itu sudah sampai diekspor," terang Rambitan, saat Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Daerah Perbatasan di Provinsi Sulut, di Hotel Grand Puri Manado, Rabu (18/05) sore tadi.

Menurutnya, perencanaan program tersebut sudah sejak lama yakni tahun 2012 lalu, namun belum berjalan dengan baik dan berharap pada tahun ini bisa terwujudkan.

"Kami bekerja berdasarkan peraturan. Jadi Badan Perbatasan itu hanya menyiapkan landasan kebijakan pembangunan alasan perbatasan, walaupun stakeholder lain (SKPD terkait, red) nantinya yang lakukan eksekusi," jelasnya.

Dicontohkannya pula, bentuk usulan seperti pemberdayaan masyarakat wilayah perbatasan dengan mengadakan pelatihan pembuatan bakso ikan, yang nantinya oleh bidang/SKPD perindustrian yang akan menindaklanjuti.

"Yang kosong atau dari SKPD tidak bisa laksanakan, itu dari Badan Perbatasan yang laksanakan, yang istilah saling mengisi sejauh dari anggaran yang tersedia. Dimana Badan Perbatasan itu termasuk 'unik' atau ibaratnya Bappeda plus, yang merencanakan/konsep pengembangan wilayah yang mengurus semua seperti fisik, sosial budaya, ekonomi," urai Rambitan, sembari menambahkan, Badan Perbatasan ini ibarat Bappeda plus juga, plus dalam artinya ada di Badan Perbatasan itu harus juga bersifat seperti konsulat, karena mengurus perbatasan yang batasnya dengan negara lain. 

Rep/Editor: Isjo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 18 Mei 2016

0 komentar for "Pemerintah Fokus Kembangkan Industri Perikanan di Wilayah Perbatasan Sulut"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional