Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pasca Dilantik, GSVL 'Batasi' Perjalanan Dinas Pejabat/Staf Pemkot Manado

Surat Edaran Walikota Manado terkait perjalanan dinas pejabat Pemkot Manado. /Ist

Manado, detiKawanua.com
- Kebijakan yang pro rakyat langsung dilakukan GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan (GSVL-MOR) sebagai Wali dan Wakil Walikota (Wawali)  Manado periode 2016-2021, pasca dilantik Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Senin lalu.

Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkan kebijakan efektifitas anggaran di Pemkot Manado, salah satunya terkait para pejabat dan pegawai yang doyan plesir atau jalan-jalan keluar daerah dengan modus tugas luar dengan menggunakan SPPD.

Kebijakan itu bersamaan dengan dikeluarkannya Surat Edaran (SE) nomor 044/11/SEKDAKO/421/2016 tertanggal 10 Mei 2016 ditandatangani Walikota. Seluruh pejabat dan staf yang akan melakukan perjalanan keluar daerah wajib mendapatkan persetujuan Walikota dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan secara tertulis dan kemudian surat perintah tugas ditandatangani Wawali Manado.

Walikota GSVL membenarkan telah mengeluarkan SE batasan perjalanan dinas untuk semua Kepala SKPD, Kaban, Kabag, Camat hingga Lurah dan seluruh staf. 

"Ini salah satu program pro rakyat yang harus saya dan Pak Wakil lakukan di awal kepemimpinan kami. Ini termasuk 100 hari program kerja kami untuk penghematan anggaran," jelas GSVL, Selasa (10/05).

Menurut GSVL, saat ini, tidak ada uang sepersen pun yang keluar percuma tanpa ada kejelasan. "Kalau mau berangkat perjalanan dinas keluar daerah, harus melapor dulu. Menyampaikan maksud, tujuan dan manfaat dari rencana kegiatan itu. Kalau bisa dipending, kenapa harus memaksakan diri berangkat. Jadi saat inilah, kebiasaan lama itu harus dihilangkan," tegasnya.

Dengan diterapkannya program ‘ikat pinggang’ pembatasan perjalanan dinas bagi para kepala SKPD hingga pegawai di lingkungan kerja Pemkot Manado ini, diprediksi keuangan Pemkot Manado bakal mengalami penghematan biaya mencapai Rp1 Miliar per triwulan, jika sejumlah agenda perjalanan dinas yang sudah tertata dalam DPA (Daftar Pembiayaan Anggaran) di masing-masing SKPD dibatasi. (*/Shy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 11 Mei 2016 ,

0 komentar for "Pasca Dilantik, GSVL 'Batasi' Perjalanan Dinas Pejabat/Staf Pemkot Manado"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional