Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Musda KNPI Manado dan Hasrat Kekuasaan

Oleh: Rifaldi Rahalus

Konfensi Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Kota Manado mulai, Selasa (10/05) kemarin, resmi membuka hajatan akbar atau Musyawarah Daerah (Musda) ke-13, berlokasi di Aula Auditorium RRI Malalayang, Manado.

Sangat disayangkan, forum organisasi berlabel kepemudaan ini miris tak berlangsung di dalam ruang. Negosiasi pun merajalela di luar ruang sidang, bukannya di dalam forum sidang dimana sebagai tempat adu ide dan gagasan demi perbaikan organisasi ini ke depannya. Seperti mekaninsme persidangan umumnya, setelah dibukanya Musda ini, forum baru dialihkan ke Panitia Pengarah (Stering Comitte) dan telah dilakukan pending sidang sebanyak tiga kali karena para kandidat sibuk melakukan konsolidasi dan para peserta pun sebagian ikut-ikutan bermain. Musda KNPI pun tampak tidak beda dengan ajang Politik Pemilihan Walikota Manado yang berlangsung belum lama ini. Yah, karena ada gejolak di balik masing-masing kandidat yang namanya sudah muncul di permukaan.
                                                                                       
Terhitung, masa kepemimpinan dalam satu periode di KNPI selama tiga tahun, amatlah panjang. Namun, dalam waktu yang sedemikian panjang itu, ternyata KNPI yang juga tanpil sebagai representasi dari pemuda khususunya di Manado, belum berjalan dengan baik alias memilih dalam hal melakukan kontak dengan puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) di manado, baik yang berskala lokal maupun nasional.

Lebih disayangkan lagi, selama satu periode berjalan dalam kurun waktu tiga tahun semenjak 2013 lalu hingga 2016 ini, dari rangkuman Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), oleh sejumlah OKP menilai kinerja KNPI Manado tidak optimal. Tidak cukup untuk masa kerja selama satu periode kemudian hanya dituangkan dalam 4 lembar kertas sebagai laporan pertanggungjawaban. Akhirnya, sejumlah OKP inipun bersuara dan berharap agar Ketua terpilih dan jajaran pengurus untuk periode berikut 2016-2019 ke depannya dapan mengemban amanah dan tidak terlepas dengan membangun komunikasi di lintas OKP di Kota Manado secara keseluruhan. Para pengurus OKP juga mengimbau agar ketua dan jajaran pengurus kedepannya tanpil bukan karena sebatas mencari popularitas semata melainkan bakti nyata.

KNPI Manado yang saat ini masih di bawah kepemimpinan Jeferson Petonengan yang sebentar lagi didemisionerkan, haruslah objektif tampil sebagai penanggung jawab penuh untuk Musda kali ini. Semoga tidak gentar dan memihak pada satu kelompok yang memiliki hasrat dan kepentingan pribadi. Pasalnya, sejumlah kalangan yang hadir dalam pembukaan Musda tersebut, mengklaim bahwa proses pendaftaran bersifat sangat tertutup, tiba-tiba Musda mendadak digelar. Padahal jika ini dilaksakan secara terbuka, proses pendaftaran ini tentu banyak kalangan yang akan berpartisipasi (mendaftarkan) diri dalam ajang Musda kali ini.

Salam Pemuda..!!


Penulis: Ketua Umum HMI-MPO Cabang Manado

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 11 Mei 2016 ,

0 komentar for "Musda KNPI Manado dan Hasrat Kekuasaan"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional