Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Membludak Tanggapan Nitizen, Soal Euforia 'Pesta' Kelulusan Siswa SMU

Suasana para siswa-siswi SMU dari sejumlah sekolah di Manado yang merayakan kelulusan di kawasan Megamas Manado, Sabtu lalu.

Manado, detikawanua.com - Persoalan pendidikan, khususnya proses kegiatan para siswa siswi SMU sederajat ketika menerima hasil pengumuman lulus dan mengeuforiakan dengan tindakan-tindakan yang dinilai berdampak pada ketidaknyamanan dan ketertiban publik atau berada di tempat umum, seperti yang terjadi Sabtu (07/05) lalu di kompleks kawasan Megamas Manado, menuai puluhan sorotan nitizen yang peduli akan pendidikan dan masa depan anak bangsa.

Seperti yang terpantau hinggaa Selasa (10/05) pagi ini, melalui sejumlah nitizen media sosial facebook di salah satu grup aparat kepolisian (Tim Paniki Rimbas 123), untuk postingan salah satu pemberitaan detikawanua.com yang berjudul 'Sempat Menegang, Security Megamas Bubarkan Masa Siswa SMA Lulus', sudah 318 menyukai (like) dan 37 komentar nitizen, yang artinya respon positif untuk dunia pendidikan di Sulut sangat baik.

"Silahkan merayakan hari yang bahagia karena hari ini yang paling bersejarah buat kalian (siswa lulus, red) karena kita juga pernah merasakannya. Kalau ada yang memprotes berarti tidak gaul, asalkan kalian (siswa) tau juga jangan tawuran dan minum-minuman keras. Selamat buat kalian," kata Arman, salah satu nitizen.

Lain halnya dengan akun Shinta, yang menilai pelaksanaan kelulusan dengan cara melakukan konvoi dan coret-coret pakaian, itu hal yang biasa. Akan tetapi juga jangan berbuat hal-hal yang negatif.

"Ini sudah jadi tradisi dan semua yaang lulus sudah pernah merasakannya. Tapi, kalau sudah membuat keresahan publik, itu sudah lain ceritanya dan sudah bersifat sombong. Polisi mesti bertindak," ujar Shinta.

Jauh sebelumnya, Pemprov Sulut melalui Wakil Gubernur Steven Kandouw sudah pernah mengingatkan kepada semua Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) di Kabupaten Kota dan para kepala sekolah (Kepsek) se-Sulut, agar memperhatikan mutu pendidikan terhadap para anak didik.

"Diharapkan kepada siswa siswi juga agar menjadi pelajar yang baik, dengan menunjukan anak bangsa yang berpendidikan dan selalu berbuat hal positif. Jangan melakukan hal-hal yang bersifat negatif, apalagi masa depan masih panjang," ungkap mantan Ketua DPRD Sulut itu.

Diketahui, sebelumnya para siswa siswi lulusan SMU dan sederajat di sejumlah sekolah di Manado, dalam merayakan kelulusannya (Sabtu, 07/05) dipusatkan di tempat keramaian di 3 titik kawasan Megamas (Lapangan, KFC dan Indomaret). Sekitar tujuh jam aktivitas ini berlangsung, yang pada akhirnya dibubarkan oleh petugas security Megamas Manado, karena dinilai telah melewati jam malam dan berdampak pada ketidaknyamanan para pengunjung dan pembeli di kawasan tersebut. 

Rep/Editor: Isjo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 10 Mei 2016 , , ,

0 komentar for "Membludak Tanggapan Nitizen, Soal Euforia 'Pesta' Kelulusan Siswa SMU"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional