Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Masalah di Tubuh SKPD, Bakal Hambat Minut Raih WTP

Sekda Minut, Ir. Sandra Moniaga. (Ist)

Minut, detiKawanua.com - Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) soal pengelolaan Keuangan Daerah yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) yang berprestasi merupakan targetan dari semua Kepala Daerah untuk diraih.

Begitupun Pemda Minahasa Utara (Minut) yang dinahkodai oleh Vonny Anneke Panambunan (VAP) di Tahun 2016 ini, berharap bakal meraih Predikat WTP. Namun, harapan ini sepertinya bakal tak terwujut.

Pasalnya, ada sejumlah masalah di Tubuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), diantaranya, selain aset daerah yang belum tertata dengan baik, Tuntutan Ganti Rugi (TGR) di sejumlah SKPD masih banyak yang belum diselesaikan. Padahal saat ini Minut sedang dalam pemeriksaan BPK.

Sekda Minut Ir. Sandra Moniaga ketika dikonfirmasi mengakui hal tersebut. Menurutnya, untuk meraih WTP ada beberapa persyaratan penting yang harus dipenuhi, diantaranya penataan asset dan penyelesaian TGR.

”Memang TGR ini harus diselesaikan, jika tidak, ini bisa menghambat Minut meraih WTP di tahun 2016 ini,” aku Moniaga, baru-baru ini.

Lanjut dikatakannya, penyelesaian TGR ini sudah diperintahkan langsung oleh Bupati dalam setiap pertemuan dengan pimpinan SKPD. Meski begitu, ia menyayangkan jika sampai saat ini masih ada SKPD yang belum menyelesaikan persoalan TGR dengan pihak ketiga, sebab hal ini bakal menjadi temuan BPK.

Penyelesaian TGR ini sebelumnya sudah sempat dibahas oleh Plt asisten II Minut Martino Dengah, menurutnya Pemkab akan mengambil tindakan tegas dengan melaporkan masalah ini ke Kejaksaan apabila pertengahan mei ini belum diselesaikan oleh pihak ketiga. (MI/Rafsan)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Rabu, 18 Mei 2016 ,

0 komentar for "Masalah di Tubuh SKPD, Bakal Hambat Minut Raih WTP"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional