Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Kota Manado Resmi Miliki Pemimpin Baru, Ini Harapan Ferry Liando

Pengamat politik dan pemerintahan Sulawesi Utara (Sulut), Ferry Liando. /Ist

Manado, detiKawanua.com - Pada hari ini, Senin (09/05), Kota Manado resmi miliki pemimpin baru, yakni GS Vicky Lumentut (GSVL) sebagai Walikota dan Mor Bastian (Mor) selaku Wakil Walikota Manado periode 2016-2021.

Hal ini tentunya mendapat perhatian publik. Mulai dari cara keduanya memimpin, hingga menjalankan roda pemerintahan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga Kota Manado.

Salah satu perhatian ini datang dari pengamat politik dan pemerintahan Sulawesi Utara (Sulut), Ferry Liando. Dosen Fisip Unsrat ini mengungkapkan, selama ini banyak daerah yang gagal karena disebabkan pemimpinnya tidak tegas dalam menjalankan roda pemerintahannya.

"Dalam beberapa tahun belakangan ini Kota Manado seperti kota tidak bertuan. Orang begitu bebas membuang sampah, bebas merokok dan mabuk di sebarang tempat, berkendaraan yang tidak sopan, mendirikn bangunan di sembarang tempat walaupun dilarang, sembarang memarkirkan kendaraan walaupun lebar jalan sangat sempit sehingga menyulitkan kendaraan lain untuk lewat. Membangun atau bangunan usaha atau rumah kost tidak menyediakan lahan parkir, mengajukan izin keramaian dengan alasan untuk ibadah tapi waktu panjangnya lebih untuk pesta dansa dan lantunan lagu balada pelaut sehingga menyebabkan tetangga terganggu dan di jalan dipalang untuk mobil-mobil  dilarang lewat. Sopir angkot bebas memutar tape rekorder sekerasnya, knalpot motor menimbulkan keributan dan menggangu masyarakat," kata Liando.

Liando pun berharap agar Vicky - Mor yang baru saja dilantik menunjukkan ketegasannya selama 5 tahun kedepan memimpin Kota Manado. Terlebih, membuat perubahan secara menyeluruh.

"Perilaku buruk ini seolah olah terbiarkan dan tidak ada satupun pihak yang berani bertindak. Manado sepertinya telah menjadi daerah liar. Orang bebas berbuat apa saja, sesukanya dia. Sepertinya masyarakat Manado sudah sangat individualistik, kepedulian terhadap sesama kian redup. Untuk mengantisipasi sikap-sikap individualistik seperti ini tentu perlu pemimpin yang kuat. Gaya kepemimpinan Vicky sebelumnya selama lima tahun cenderung kompromistik, rendah ahti, lembut, toleran, kebapakan, suka mengalah dan santun. Gaya kepemimpinan Vicky seperti ini di satu sisi memang penting dan menguntungkan dari aspek etika dan moral. Namun untuk memimpin masyarakat Manado seperti saat ini, memaksa Vicky harus mengubah total  gaya kepemimpinannya," ucap Liando kembali.

Ditambahkan Liando, Kota Manado akan berubah jika pemimpinnya memiliki watak yang keras, tidak kompromistik, serta otoriter dalam hal-hal tertentu.

"Justru hanya dengan gaya kepemimpinan seperti itu perilaku masyarakat Manado optimis dapat berubah. Gaya itu bukan maksud untuk menakut-menakuti, tetapi untuk membuat masyarakat patuh dan disiplin. Vicky tidak perlu khawatir jika gaya kepemimpinannya harus diubah," tambahnya.

Diketahui, Vicky sudah dua periode sebagai Walikota Manado. Sehingga, Liando berharap Vicky mengedepankan sikap kehati-hatian. Kemudian, perbuatan pencitraan, kata Liando, harus dihilangkan.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 09 Mei 2016

0 komentar for "Kota Manado Resmi Miliki Pemimpin Baru, Ini Harapan Ferry Liando"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional