Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Ketua DWP Kemenag Sulut: Orang Tua Jangan Kalah Dengan Anak

Ketua DWP Kemenag Sulut Ir Hj Darussaadah Paransa MSi menyampaikan materi pada Seminar Stop Pornografi, Pornoaksi, dan Narkoba. /Ist

Bolmong, detiKawanua.com
-  Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Bolmong mengikuti pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan seminar bertema Stop Pornografi, Pornoaksi, dan Narkoba.

Ketua DWP Kemenag Bolmong Atthira Pakaya-Manoppo dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Ketua DWP Kemenag Sulut Ir Hj Darussaadah Paransa MSi selaku narasumber, dan terlebih khusus kepada seluruh anggota DWP Kemenag Bolmong. “Selamat datang di Kemenag Bolmong, dan terima kasih ibu dan rombongan sudah meluangkan waktu untuk hadir di sini,” ungkap Manoppo.

Dirinya melanjutkan, pornografi juga telah menjadi tema pada seminar April lalu. “Namun ibu-ibu anggota DWP Kemenag Bolmong tampaknya belum terpuaskan, sehingga kami menghadirkan kembali ibu Ketua DWP Kemenag Sulut untuk membagikan informasi tentang kiat-kiat mencegah pornografi dan pornoaksi, terutama di lingkungan keluarga dan anak,” imbuhnya.

Sementara dalam materinya, Ketua DWP Kemenag Sulut Ir Hj Darussaadah Paransa MSi menegaskan, banyak orangtua belum siap menjadi orangtua dalam arti mendidik anak agar terarah dengan baik. “Padahal, otak anak terbentuk sejak masih dalam kandungan sehingga pola asuh dan didikan positif sebenarnya bisa dilakukan sejak dini,” ucap Paransa.

Kesalahan dalam mendidik anak, menurut Paransa akan menyebabkan anak menjadi BLAST. “Anak menjadi Boring (bosan), Lonely (kesepian), Angry (mudah marah), Stress (stres), dan Tired (lelah). Jika sudah begitu, anak akan sulit dikendalikan,” imbuh wanita yang juga dosen di Fakultas Perikanan dan Kelautan Unsrat ini.

Tak lupa Paransa menyentil kekeliruan para orangtua yang kerap sibuk bekerja dan cenderung memberikan fasilitas penghibur berupa gadget dan smartphone sebagai pengganti kasih sayang dan perhatian orangtua. Dan tanpa disadari, game dan internet pada gadget atau smartphone jika dimainkan terus-menerus akan menimbulkan kecanduan. “Jika sudah begitu, maka perlu hati-hati karena selain ehabon dan komix inilah narkoba jenis baru yang disebut narkolema, yakni narkoba lewat media. Keingintahuan anak yang tinggi tanpa batas kontrol akan membuat anak mengenal aktivitas seks sejak dini,” tutur Paransa panjang lebar.

Karena itu menurut Paransa, orangtua harus lebih pintar menggunakan internet dibanding anak-anak. “Orangtua harus melek teknologi, jangan kalah dengan anak-anak kita karena di situlah fungsi kontrol bisa dilakukan,” pungkas istri orang nomor satu di Kemenag Sulut ini.

Seminar yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Bolmong pada Jumat (20/05) itu, diikuti sekitar 80 anggota DWP Kemenag Bolmong.

Usai seminar, pertemuan diisi dengan berbagai game, yakni Majo SPAK, Semai SPAK, Puput LK SPAK dan Arisan SPAK, yang diikuti dengan antusias oleh peserta dari angota DWP Kemenag Bolmong. (hms/dkc)

Editor: vkg

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 21 Mei 2016 , ,

0 komentar for "Ketua DWP Kemenag Sulut: Orang Tua Jangan Kalah Dengan Anak"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional