Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Gubernur OD 'Sindir' Aleg Sulut Soal Reses

Gubernur OD saat menyampaikan sambutan pada Rapat Paripurna
Gubernur OD saat menyampaikan sambutan pada Rapat Paripurna.

Manado, detiKawanua.com – Awal Mei pada minggu pertama adalah jadwal akhir dari masa menyerap langsung aspirasi masyarakat atau reses di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing oleh Anggota Legislatif (Aleg) Sulawesi Utara (Sulut).

Baru-baru ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengeluarkan statemen bahwa, jika anggota DPRD akan melakukan reses sekali-kali ajaklah Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Sekali-kali DPRD ajaklah Gubernur dan Wagub untuk melaksanakan reses,” canda Gubernur Olly dalam Rapat Paripurna AKD dan penyerahan hasil reses, Senin (09/05) lalu.

Statemen ini ini sangat sederhana dan mungkin terkesan biasa-biasa saja apalagi Gubernur saat berkata demikian diiringi dengan senyuman. Akan tetapi, ada makna dibalik makna selintingan Gubernur ini.

Ungkapan Gubernur ini mengisyaratkan bahwa reses itu memang sangat penting, terutama untuk singkronisasi program pembangunan. Makanya kalau Gubernur berkeinginan diajak dalam reses, sebenarnya ini ungkapan itu adalah simbolisasi pesan- 'sindiran'- agar DPRD benar-benar melaksanakan reses karena merupakan kewajiban yang disyaratkan oleh perundang-undangan.

Bagaimanapun juga, kata Gubernur, substansi reses sangatlah jelas, bahwa bukan hanya sekedar ketemu dengan konstituen, tapi tugas implisit sebagai 'wakil rakyat' selain tugas dan fungsi utama dibidang legislasi, anggaran dan pengawasan, maka mereka berkewajiban bertemu dengan rakyat lewat reses untuk;

- Menyampaikan kegiatan/kerja-kerja mereka di kantor dewan;
- Menyampaikan program-program yang telah dan sedang dilaksanakan oleh pemerintah daerah (karena DPRD adalah bagian dari Pemerintah Daerah (Pemda) sesuai UU tentang Pemerintah Daerah no.32 Tahun 2004);
- Melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan dilapangan dan;
- Menyerap aspirasi yang berkembang ditengah masyarakat.

Gubernur sendiri memang berkepentingan dengan reses ini apalagi dia mantan legislator Tiga periode (11 tahun), sehingga sangat paham manfaat dari pada reses tersebut. Hasil reses akan disinkronkan dengan hasil musrenbang yang dilaksanakan ekseskutif, yang nantinya menjadi bahan dalam merumuskan program-program pembangunan tahun berikutnya.

Selain itu, lewat reses antara DPRD dan eksekutif dapat se-alur pikir dalam merumuskan penganggaran pembangunan yang nantinya akan diformatkan dalam APBD maupun APBD Perubahan. Oleh sebab itu, reses anggota DPRD adalah suatu kewajiban yang bukan saja karena telah disyaratkan oleh aturan perundang-undangan tapi karena DPRD bagian dari pemerintah daerah yang tentunya dapat berjalan seiring dengan pemerintahan eksekutif yang ada.

Jadi sekali lagi, bahwa ketika Gubernur 'menantang' DPRD untuk mengajaknya bersama Wagub ikut reses, ini bukan ungkapan biasa, tapi ada hal yang sangat penting dibalik statemen Gubernur ini. (Aldi)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Senin, 16 Mei 2016 ,

0 komentar for "Gubernur OD 'Sindir' Aleg Sulut Soal Reses"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional