Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Biaya Retribusi di Pasar Bersehati Tak Menentu, Sejumlah Pedagang Mengeluh

Ilustrasi. /Ist

Manado, detiKawanua.com - Sejumlah pedagang kaki lima yang berdagang di Pasar Bersehati, khususnya yang berdagang buah-buahan di atas kendaran roda empat, mengeluhkan biaya retribusi yang menurut mereka sangat tidak jelas berapa ketentuannya.

Menurut seorang pedagang yang enggan namanya diberitakan, biaya retribusi yang dibebankan kepada mereka tidak menentu. Sehingga, Dirinya dan teman-temannya mempertanyakan standar biaya retribusi yang ditetapkan oleh pihak pengelola pasar tersebut di atas.

"Biaya retribusi kadang enam puluh lima ribu, dan kadang juga lebih dari jumlah itu," katanya kepada detiKawanua.com, belum lama ini.

Akan Hal itu, Drinya pun beranggapan bahwa ada konspirasi antara pegawai retribusi, dan juga pihak pengelola Pasar yang bertempat di Kelurahan Calaca ini.

"Saya curiga ada permainan biaya retribusi di sini. Berapa pun harganya yang penting jelas, kami akan membayarnya tanpa banyak komentar," tambahnya dan diiyakan oleh teman-temannya.

Sementara, Rum Usulu yang menjabat sebagai Dirut PD Pasar Manado, mengatakan, biaya retribusi yang dibebankan kepada para pedagang memang tidak menentu nominalnya.

"Biayanya memang tidak menentu. Jadi, jika ada yang keberatan dan tak mau memiliki beban, berhenti saja berjualan. Mereka kan sudah dipersilahkan berjualan di tempat itu (Pasar Bresehati). Jadi, turuti saja apa yang harus dituruti," ucap Usulu yang juga adalah Asisten II Pemerintah Kota (Pemkot) Manado ini, beberapa waktu lalu.

Sejumlah pedagang yang berdagang di tempat tersebut berharap, pihak PD Pasar Manado membuat penentuan akan biaya retribusi. Karena, mereka juga menganggap bahwa, ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan moment ini untuk memeras mereka.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 29 Mei 2016 ,

0 komentar for "Biaya Retribusi di Pasar Bersehati Tak Menentu, Sejumlah Pedagang Mengeluh"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional