Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Berkat Rp 5,4 M, 3 Warga Sulut dan 7 WNI Lain Dibebaskan Abu Sayyaf

Ilustrasi foto kapal milik WNI yang disandera Abu Sayyaf. (Ist) 

 Jakarta, detikawanuam.com - Kabar dari sejumlah media asing di Filipina termasuk CNN Filipina, Minggu (01/05) tadi, bahwa ke 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf termasuk 3 warga Sulut, pada pukul 12.00 waktu Filipina sejak Jumat, (29/04) beberapa hari lalu, dengan uang tebusan Rp 5,4 miliar dan sekarang para sandera berada di pulau Jolo Filipina.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Muhammad Iqbal, pihak Kementerian Luar Negeri hingga kini masih menunggu konfirmasi di lapangan.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari lapangan terkait pembebasan sandera. Yang jelas Menlu RI masih terus komunikasi dengan Menlu Filipina mengenai hal ini," kata Iqbal, dalam keterangan resminya seperti yang dikutip Vivanews.

Diketahui, militer Filipina dalam sepekan terakhir telah membombardir titik-titik diduga markas militan Abu Sayyaf di pedalaman Pulau Jolo, Provinsi Sulu, Filipina.‬ ‪Penggempuran di kawasan Pulau Jolo dilakukan setelah ada perintah langsung dari Presiden Benigno Aquino III. Sebelum masa jabatannya berakhir, dia telah berjanji akan menumpas sepenuhnya Abu Sayyaf dari selatan Filipina.‬

Diketahui peristiwa penyanderaan terhadap WNI oleh Filipina ini merupakan kejadian yang pertama kalinya terjadi. Dimana kronologis penyanderaan ini berawal ketika kapal Tunda Brahma 12 dan Tongkang Anand 12 yang mengangkut 7.000 ton batubara dari Sungai Puting, Kalimantan Selatan menuju Batangas, pada bulan lalu. (vv/dkc) 

Rep/Editor: Isjo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 01 Mei 2016

0 komentar for "Berkat Rp 5,4 M, 3 Warga Sulut dan 7 WNI Lain Dibebaskan Abu Sayyaf"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional