Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Ajang PPM Banjir Kritik di Medsos

Salah satu atraksi talent show PPM (kiri) Kadisparbud Mitra, Robby Sumual pe Foto (kanan). /Ist

Mitra, detiKawanua.com
-  Pemilihan Putra Putri Mitra (PPM), sebagai ajang pencairan bakat dan potensi pemuda pemudi yang tujuannya mempromosikan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang dipimpin Bupati James Sumendap SH dan Wakil Bupati Ronald Kandoli,  banjir kritikan akan penyelenggaraannya meskipun belum sampai ke tahap grand final.

Kritikan pedas ditujukan bagi panitia dan SKPD terkait, yakni Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Mitra terus bermunculan di jejaring sosial Facebook. Hal ini didasari dari diselenggarakannya salah satu kegiatan yakni Talent Show, yang mengambil lokasi di Kota Manado, Rabu (18/05), sehingga muncul berbagai pertanyaan. Salah satunya, apa Mitra tak ada lokasi, sehingga lebih memilih diselenggarakan di tempat lain?

Salah satu kekecewaan datang dari Alfendy Rayo, tokoh pemuda yang ada di ibukota Mitra, Ratahan. Rayo yang mengatakan, bagaimana masyarakat Mitra akan mengetahui bakat dari para peserta yang mengikuti PPM, jika kegiatan tersebut dilakukan di luar daerah. "Nnda mangarti lee apa ini panitia pe maksud bekeng di Manado," ujar Rayo.

Hal senada diungkapkan salah satu Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mitra, Meidy Tewu yang menyayangkan sikap panitia dalam pemilihan lokasi penyelenggaraan malam talent show yang diselenggarakan di MTC Manado, sedangkan di Mitra sendiri masih banyak lokasi  layak untuk diselenggarakan. "Kan di Mitra sendiri ada lokasi Walei Wulan Lumintang serta Auditorium Pemkab Mitra, yang tentunya lebih meringankan biaya penyelenggaraan," ungkap Tewu.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, jangan sampai ajang PPM hanya jadi seremonial belaka setiap tahunnya dan jadi ajang hura-hura. Karena selama ini, belum terlihat kontribusi yang diberikan dari para peserta PPM.

Sementara Kadisparbud Mitra, Robby Sumual ketika dimintai tanggapan mengenai digelarnya malam talent show di kota Manado, dikarenakan MTC merupakan  salah satu sponsor di ajang PPM. "Kegiatan yang dilakukan di manado tidak dikeluarkan biaya, karena MTC salah satu sponsor," ujar Sumual, yang menambahkan, nantinya malam Grand Final PPM Sabtu mendatang, akan diselenggarakan di Walei Wulan Ratahan.

Dirinya juga menuturkan, selain MTC yang juga memberikan sponsor hadiah, ada juga beberapa sponsor lainnya, seperti La Tulip, Bank Sulut, dan beberapa sponsor lainnya, selain yang dari Disparbud Mitra. (Indri)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 19 Mei 2016 , , , ,

0 komentar for "Ajang PPM Banjir Kritik di Medsos"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional