Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Adanya Aktifitas Cutting Hill, Pemkot Dinilai Lemah Menegakkan Peraturan

Anggota DPRD Kota Manado, Reynaldo Heydemans. Ist

Manado, detiKawanua.com - Dengan masih adanya aktifitas cutting hill (pemotongan bukti) di Kota Manado, dinilai sebagai tanda lemahnya penegakkan peraturan oleh pemerintah kota (Pemkot) saat berhadapan dengan perusahaan besar.

Seperti yang diungkapkan Raynaldo Heydemans, anggota Komisi C DPRD Kota Manado, bahwa Pemkot Manado terkesan lebih berpihak terhadap perusahaan besar, tanpa memperhatikan peraturan yang ada dalam memberikan perizinan.

“Pemkot terlihat memihak kepada perusahaan besar, contohnya Citra Grand yang saat ini membangun perumahan di wilayah Kombos. Di lokasi tersebut, masih ada aktifitas Cutting Hill yang jelas-jelas sudah dilarang. Karena pasca bencana 2014 lalu, saya tahu Walikota mengeluarkan Peraturan Walikota, terkait larangan melakukan cutting hill,” ungkap anggota fraksi Golkar ini pada beberapa waktu lalu.

Senada diungkapkan Hengky Kawalo, sekretaris Komisi A yang membidangi hukum dan pemerintahan, dimana dia membenarkan adanya larangan tersebut, serta mengecam adanya penerbitan perizinan cutting hill.

“Perda nomor 1 tahun 2015 melarang cutting hill di Kota Manado. Jika seperti ini, seakan-akan Pemerintah lebih memihak kepada penusaha besar, sehingga memberi ijin kepada mereka. Ini merupakan sebuah kesalahan besar,” tutup legislator yang terkenal vokal ini.

(*)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 03 Mei 2016

0 komentar for "Adanya Aktifitas Cutting Hill, Pemkot Dinilai Lemah Menegakkan Peraturan"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional