Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Wapres Jusuf Kalla Kritik Negara-negara OKI

Wapres JK./ Ist

Istanbul, detiKawanua.com - Saat ini kondisi dunia Islam sangat memprihatinkan. Padahal, jika jumlah penduduk negara-negara OKI digabungkan maka mencapai sekitar 1,7 miliar jiwa, atau 22,7 persen dari total populasi dunia.

Demikian yang disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat tampil sebagai pembicara dalam sesi Debate Session di KTT Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Jumat (15/04).

JK kemudian melanjutkan kritik pedas terhadap negara-negara anggota OKI soal negara-negara Islam yang hancur akibat peperangan, seperti Afghanistan, Irak, Syria dan Yaman. JK mengatakan, dalam sejarah, tidak pernah ada satu negara diserang oleh begitu banyak negara, termasuk oleh negara OKI.

"Dunia Islam yang terperangkap oleh konflik, kemiskinan dan bencana kemanusiaan. Dunia Islam yang semakin terpecah belah," ujar JK

"Lebih menyedihkan lagi adalah fakta bahwa Dunia Islam sepertinya tidak berdaya melihat situasi ini," kata JK.

Padahal menurut JK, dengan usia produktif negara Islam yang terbesar di dunia dengan persentase sekitar 53,3 persen, dan produk domestik bruto (PDB) negara Islam per kapita rata-rata mendekati US$ 10.000 serta kepemilikan 2/3 cadangan minyak dan gas dunia, negara-negara OKI seharusnya bisa berbuat banyak.

"Kenyataan yang menyedihkan. Kita sebagai Dunia Islam telah gagal. OKI telah gagal mempersatukan anggotanya," tambahnya.

Tidak hanya soal persatuan dunia Islam, JK juga kembali mengingatkan soal dukungan penuh terhadap Palestina.

"Kita harus bersatu dalam mencari solusi bagi Palestina," kata suami Mufidah Kalla ini. (*/vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 16 April 2016 , ,

0 komentar for "Wapres Jusuf Kalla Kritik Negara-negara OKI"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional