Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

SVR : Pergeseran Atau Perubahan, Ini Jebakan?

Rapat pembahasan pergeseran anggaran antara Banggar dan TAPD
Rapat pembahasan pergeseran anggaran antara Banggar dan TAPD.

Manado, detiKawanua.com - Sesuai dengan amanat Kebijakan Umum Anggaran dan Platfrom Penggunaan Anggaran Sementara (KUA-PPAS), 2015 yang telah di sepakati bersama antara eksekutif dan legislatif, ternyata menuai perdebatan antara kedua lembaga ini akibat adanya pergeseran di bulan ke tiga awal tahun dengan jumlah yang cukup fantastis.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Utara (Sulut) kemudian pertanyakan hal tersebut, karena pergeseran tersebut dianggap melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.13 pasal 160 yang menjadi acuan dibentuknya Peraturan Daerah (Perda) di Provinsi dan Kabupaten/Kota, termasuk di Sulut.

Perdebatan ini akibat Banggar menilai adanya pergeseran anggaran tersebut tidak tepat sasaran, seharusnya pergeseran terjadi karena adanya kebutuhan umum yang sifatnya penting dan mendesak, meskipun tidak tercantum dalam RAPBD yang telah ditetapkan.

"Meskipun pergeseran harus terjadi, setidaknya harus susuai prosedur yang berlaku, kemudian pergeseran juga harus berdasarkan kebutuhan yang sangat mendesak,"kata pimpinan Banggar Stevanus Vreeke Runtu (SVR), Selasa (05/04).

Berdasarkan penjelasan dari ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) SR.Mokodongan bahwa, yang dijadikan dasar pergeseran anggaran tersebut yakni, Peraturan Daerah No.8 Tahun 2006. Adapun alasan lain terjadinya pergeseran ini adalah penyesuaian antara kebutuhan berdasarkan pengkajian terlebih dahulu.

"Perda No.8 Tahun 2006 kami jadikan sebagai dasar adanya pergeseran, dan hal ini dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan melalui pengkajian terlebih dahulu,"kata Ketua TAPD.

Sayangnya, SVR terus mengotot dengan mengatakan bahwa Perda yang dijadikan dasar pergeseran justru bertantangan dengan Permendagri yang seharusnya dijadikan acuan Perda.

"Pergeseran atau perubahan?, ini adalah jebakan, seharusnya Permendagri yang menjadi acuan Perda bukan sebaliknya,"bentak SVR. (Rifaldi Rahalus)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Rabu, 06 April 2016 ,

0 komentar for "SVR : Pergeseran Atau Perubahan, Ini Jebakan?"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional