Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Suka Warna Ungu, Barik Sering Kunjungi Jembatan Soekarno

Barik saat mengabadikan momen di Jembatan Soekarno.

Manado, detiKawanua.com - Jembatan Soekarno yang menjadi salah satu icon wisata Kota Manado, tak henti-hentinya dikunjungi wisatawan daerah maupun luar daerah.

Buktinya, sejak diresmikan pada tanggal 28 Mei 2015 hingga Senin (18/04) malam WITA, Jembatan yang diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, terpantau detiKawanua.com sering ramai dikunjungi para wisatawan.

Ketertarikan wisatawan berkunjung ke Jembatan yang memiliki panjang sekitar 625 meter, lebar 7 meter, serta tinggi 18 meter ini, dikarenakan Jembatan tersebut mempunyai lampu hias berwarna-warni.

"Setiap ada waktu luang, saya selalu menyempatkan diri ke tempat ini. Saya suka dengan lampu-lampunya yang hanya selang beberapa detik sering berubah-ubah warna," kata Barik, sembari mengagumi keindahan cahaya lampu, Jembatan yang menelan dana sekitar Rp 225 miliar dari APBN ini.

Meski demikian, ketertarikannya kepada jembatan yang sempat mangkrak hampir 12 tahun tersebut, Pria yang menyukai warna ungu ini, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menambah lampu penerang lainnya di setiap titik-titik tertentu pada jembatan.

"Lampu hiasnya sudah bagus. Tapi, sayangnya tidak ada lampu penerang untuk memperjelas kualitas foto para pengunjung yang ingin mengabadikan momen. Untuk itu, saya berharap Pemerintah bisa mengadakannya," ungkap Barik, usai mengabadikan gambarnya di depan lampu motor yang dinyalakan oleh temannya, Patar, agar wajahnya terlihat jelas saat dipotret menghadap lampu hias jembatan.

Seperti diketahui, Jembatan ini mulai dibuat pada tahun 2003 di era Presiden Megawati Soekarno Putri.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 19 April 2016 , ,

0 komentar for "Suka Warna Ungu, Barik Sering Kunjungi Jembatan Soekarno"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional