Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pengelolaan Dana BOS Harus Transparan dan Tepat Sasaran

Kepala Diknas Boltim, Yusri Damopolii. (Foto: Fidh)

Boltim, detiKawanua.com - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk seluruh sekolah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yang disalurkan beberapa waktu lalu, diminta harus tepat sasaran.

Ketua Laskar Anti Korupsi (LAKI) Boltim, Ismail Mokodompit meminta agar dana miliar-an tersebut, harus tepat sasaran sesuai ketentuan. "Tahun ini kan ada ketambahan dana BOS di Boltim, jadi diharapkan kepada pihak penanggung jawab agar bisa tepat sasaran pembelanjaannya. Jangan malah dipakai untuk membayar gaji honor yang berlebihan, apalagi sampai pada biaya kerusakan besar di sekolah," ujar Ismail kepada media

Lanjutnya, alasan penggunaan dana BOS harus tepat sasaran, agar tidak terjadi penyimpangan serta temuan dari Inspektur daerah. "Tahun kemarin ada penyimpangan yang ditemukan Inspektorat. Makanya tahun ini, jangan sampai terjadi kembali," tandasnya

Sementara itu, Kepala Dinas pendidikan nasional (Diknas) Boltim Yusri Damopolii juga mengatakan, dana BOS harus digunakan untuk 13 item pembelanjaan sesuai dengan ketentuan berlaku. "Masing-masing kepala sekolah dan dewan guru tidak bisa keluar dari 13 item tersebut, dan harus dikelola se-transparan mungkin. perlu dipublis di tiap sekolah," tegas Yusri, saat ditemui di ruang kerjanya

Lanjut, Dia tuturkan, di Tahun 2015 lalu ada sekira 95 sekolah di Boltim mendapat dana BOS Rp11,7 miliar, terdiri dari SD Rp 6,6 miliar, SMP Rp 2,8 miliar, SMA Rp 869,7 juta dan SMK Rp 1,4 miliar. "Untuk tahun ini, dana BOS ada ketambahan kurang lebih 10% dari Tahun lalu. karena, disesuaikan dengan bertambahnya siswa di tiap sekolah," ungkapnya, kepada sejumlah awak media kemarin

Dijelaskannya juga, selain kegiatan seperti pengembangan perpustakaan, kegiatan penerimaan siswa baru, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler siswa, kegiatan ujian, pembelian bahan-bahan habis pakai, dan langganan daya dan jasa seperti listrik, air dan telepon. Dana BOS juga bisa digunakan untuk perbaikan-perbaikan kecil di sekolah seperti, atap plafon yang rusak, pembelian ATK. "Bisa juga untuk pembayaran tenaga honor sekolah. namun tidak boleh melebihi kebutuhan sekolah. Intinya, hanya untuk kerusakan kecil dan pembiayaan yang wajar saja, " terangnya. (Fidh)

Dana BOS triwulan 1 :

SD Negeri Rp 1,539.600 miliar,
SD Swasta Rp 124 juta
Total SD : Rp 1,663.800 miliar

SMP Negeri : Rp 628.750.000 juta
SMP Swasta : Rp 86.500.000 juta
Total SMP : Rp 715.250.000 juta

Total SMP dan SD : Rp 2.378.850.000 muliar

SMA : Rp 281.750.000 juta
SMK : Rp 1,185.450.000 juta

Sumber: Diknas Boltim

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 14 April 2016 ,

0 komentar for "Pengelolaan Dana BOS Harus Transparan dan Tepat Sasaran"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional