Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pemkab Boltim Butuh Tambahan ASN, Ini Sebabnya

darwis lasabuda
Darwis Lasabuda, Krpala BKDD Boltim. (Ist)

Boltim, detiKawanua.com - Dengan adanya pembentukan 2 Kecamatan di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yakni Kecamatan Mooat dan Motongkad tidak hanya berdampak positif bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim, namun juga berdampak negatif bagi Sumber Daya Manusia (SDM), terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan ditempatkan di Kecamatan tersebut.

Pasalnya, dengan dibentuknya dua kecamatan, membuat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Boltim kian terbatas. Karena ASN yang akan mengisi struktur di kecamatan tersebut bakal diambil dari setiap SKPD dari lima kecamatan yang ada.

Hal ini, seperti yang di ungkapkan, Kepala BKDD Boltim Darwis Lasabuda, dimana pihaknya akan melaksanakan pendistribusian ASN ke setiap Kecamatan yang baru terbentuk di boltim yakni Kecamatan Motongkad dan Mo'at.

“Idealnya satu kecamatan 23 ASN, tapi akan diupayakan tidak terjadi kekurangan saat pendistribusian di dua kecamatan tersebut. Tidak mungkin 23 ASN dibutuhkan satu kecamatan langsung diakomodir, sementara waktu satu kecamatan 10 ASN yang kita tempatkan,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Boltim Drs Darwis Lasabuda belum lama ini.


Lanjutnya, jika disesuaikan seperti itu, tidak akan terjadi keterbatasan ASN di tiap SKPD dan di lima kecamatan. Apalagi tahun ini, Pemkab Boltim memberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) cukup besar untuk PNS agar bekerja maksimal dan disiplin.


“Saya rasa adanya TKD tinggi 20 ASN yang ditugaskan di dua kecamatan akan bekerja maksimal. Karena menambah ASN harus persetujuan dari MenPAN (Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara), jadi manfaatkan ASN dengan baik,” ungkapnya.


Sementara itu Camat Mooat Fredy Sumenge yang ditunjuk Bupati Boltim Sehan Landjar menuturkan, bahwa, kebutuhan PNS dia menyerahkan sepenuh kepada BKKD.


“Itu urusanya Baperjakat dan BKKD untuk mengkaji semua kebutuhan berdasarkan jumlah ASN yang dimiliki Boltim. Saya tidak memaksakan ASN akan ditempatkan di kecamatan sesuai kebutuhan, karena saya tahu Boltim masih kekurangan ASN,” kata Sumenge yang dalam waktu dekat ini segera dilantik bupati menjadi Camat Mooat.


Selain itu, dirinya mengungkapkan semoga dengan program pemerintah dalam melaksanakan pemekaran 2 kecamatan ini, akan menambah daya tarik untuk memajukan daerah boltim kepada perkembangan yang lebih baik serta sejatera.


"Pembentukan 2 kecamatan ada bentuk program dari pemerintah untuk memajukan kesejateraan daerah," tutupnya. (**)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Kamis, 28 April 2016

0 komentar for "Pemkab Boltim Butuh Tambahan ASN, Ini Sebabnya"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional