Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pemkab Bolmut Targetkan 106 Desa Miliki Website

Bupati Bolmut, Drs Hi Depri Pontoh. /Ist 

Bolmut, detiKawanua.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Pemkab Bolmut) melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) menargetkan pada tahun 2017 mendatang, 106 desa di daerah itu, telah memiliki website sendiri.

“Instruksi ini turun langsung dari Bupati Bolmut, mengacu pada Permendagri nomor 81 tahun 2015,” ujar Kepala BPMD Bolmut, melalui Kabid Pemdes dan Kelurahan, Abdul Muis Suratinoyo.

Untuk itu, dirinya menambahkan, pada tahun ini BPMD Bolmut menggenjot pendataan semua aspek dalam rangka pembuatan profil desa.

“Hal ini telah diinstruksikan kepada 6 camat dan 106 sangadi se-Bolmut. Anggarannya telah diarahkan lewat Alokasi Dana Desa (ADD),” jelasnya.

Di tempat terpisah, Bupati Bolmut Drs Hi Depri Pontoh menyatakan, penyediaan data-data desa untuk kepentingan pembuatan profil desa adalah kewajiban yang harus dipenuhi seluruh aparatur desa terkait.

Depri juga mewajibkan seluruh desa memiliki website pada tahun depan, agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan di desa, utamanya yang berkaitan dengan keluar masuknya anggaran semakin transparan. 

Lewat website itu, sambungnya, semua orang tanpa terkecuali, bisa melihat apa-apa saja program pembangunan yang ada di desa, data-data kependudukan, data-data infrastruktur, data pelayanan kesehatan hingga fasilitas pendidikan secara online.

“Tugas intansi teknis terkait adalah menggembleng Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur desa, yang akan dipercayakan mengelola website ini. Sebab jika sudah bicara teknologi, perlu ada kegiatan tambahan, agar program yang dilaksanakan tidak berantakan,” tutupnya. (*/Reza/Arby)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 11 April 2016 ,

0 komentar for "Pemkab Bolmut Targetkan 106 Desa Miliki Website"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional