Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Musrembang RPJMD/RKPD Tingkat Provinsi Sulut, Gubernur : Wadah Legitimasi Janji Politik

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE saat sambutan sekaligus membuka Musrenbang RPJMD Provinsi Sulut Tahun 2016-2021
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE saat sambutan sekaligus membuka Musrenbang RPJMD Provinsi Sulut Tahun 2016-2021.

Manado, detiKawanua.com - ‪Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengakui, pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan Senin (18/04), merupakan salah satu wadah untuk melegitimasi janji politik yang sudah dirinya dan Steven Kandouw (ODSK) sampaikan kepada rakyat, yang dibakukan dalam satu dokumen yang secara bersama-sama disiapkan melalui orientasi penyusunan RPJMD oleh tim penyusun yang disempurnakan unsur teknokrat dalam berbagai forum baik forum SKPD maupun konsultasi publik dan akhirnya diselaraskan dalam musyawarah mufakat pada hari ini (Senin kemarin,red). Hal itu di tegaskan Gubernur saat membuka Musrembang RPJMD Provinsi Sulut Tahun 2016-2021 di Sutan Raja Hotel, Kalawat Minut.

"Momen hari ini bisa terjadi, bukan karena kekuatan saya dan Steven semata, tapi karena anugerah Tuhan Yesus Kristus kepada kita semua, melalui kerja keras dan ketulusan hati semua pihak baik langsung maupun tidak langsung," kata Dondokambey.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE bersama Wagub, Drs Steven Kandouw, anggota IV BPKRI, staf Kementerian saat pelaksanaan Musrenbang
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE bersama Wagub, Drs Steven Kandouw, anggota IV BPKRI, staf Kementerian saat pelaksanaan Musrenbang.

RPJMD Provinsi Sulut kami percepat penyusunannya menjadi 3 bulan, atas pertimbangan bahwa 6 Kabupaten/Kota lainnya juga sementara menyusun RPJMD sehingga diharapkan RPJMD provinsi dapat selesai lebih cepat supaya menjadi pedoman dalam penyusunan RPJMD 6 daerah ini, ujar mantan Ketua Banggar DPR-RI ini.

Kesempatan itu Gubernur telah menyampaikan 7 Misi Olly-Steven sebagai cita-cita menuju Sulut Hebat yang di tuangkan dalalm Visi mewujudkan Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik serta berkepribadian dalam budaya, serta 9 agenda porioritas Sulut Hebat diantaranya meningkatkan keamanan dan ketertiban Sulut untuk melindungi segenap masyarakat, memastikan kenyamanan hidup dan berusaha.

Membangun Sulut sebagai Pusat penggerak perekonomian di kawasan Timur Indonesia serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Selain itu, Dia juga menyampaikan bahwa pembangunan Sulut lima tahun kedepan akan di fokuskan pada pencapaian 7 Misi, 17 isu strategis, 27 tujuan, 37 sasaran, 47 strategis, 67 target kinerja kepala daerah dan 77 program porioritas pembangunan.
Foto bersama Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE, bersama Wagub, Drs Steven Kandouw, jajaran Staf/Dirjen Kementerian dan BPK-RI.
Turut hadir, Wagub Drs Steven Kandouw, Sekprov Ir Siwa R Mokodongan, anggota IV BPK-RI, Rizal Djalil, para Bupati/Walikota, Asisten dan pejabat teras pemprov.

MENDAGRI : BITUNG AKAN JADI PANGKALAN UTAMA KEAMANAN KAWASAN PERBATASAN

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo SH menyatakan, pelabuhan Bitung akan menjadi Pangkalan Utama Keamanan Kawasan Perbatasan. Pernyataan Mendagri itu disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Utara 2017 di Hotel Sutan Raja Kalawat Minut, Selasa (19/4).‬

‪Lanjut dijelaskan, Provinsi Sulawesi Utara adalah provinsi Perbatasan yang harus dijaga dengan baik. Dalam rapat penyusunan perencanaan Alutsista dan pengembangan kawasan pertahanan RI, disampaikan bahwa Bitung harus menjadi Pangkalan Utama Keamanan Kawasan Perbatasan.‬
Mendagri, Tjahjo Kumolo memberikan sambutan dalam pelaksanaan Musrenbang.

Mendagri, Tjahjo Kumolo memberikan sambutan dalam pelaksanaan Musrenbang.

‪"Sebab, keberadaan Kepulauan Talaud dan Sangihe dan Sitaro memberikan celah masuknya senjata untuk operasi kelompok radikal, jalur penyelundupan Narkoba, jalur masuk warga negara asing secara illegal,"ingat Mendagri.
Mendagri juga mengingatkan para Kepala Daerah, bahwa Pemda tidak hanya perangkat aparatur pemerintah dan DPRD, didalamnya ada Kepolisian, Kejaksanaan, Matra TNI. Dibutuhkan Sinergitas dalam setiap pengambilan kebijakan politik dan pembangunan.‬

‪Terkait dengan Musrenbang RKPD Mendagri menyebutkan, Musrenbang merupakan forum berkumpulnya para pengambil kebijakan politik pembangunan di tingkat provinsi yang menyerap aspirasi dari tingkat desa kelurahan kecamatan kabupaten kota yang nanti akan presentasikan oleh Gubernur dalam ajang Musrenbang Nasional.‬ Forum ini untuk mengklarifikasi, merevisi, menyusun suatu kerangka pembangunan, dalam fokus skala prioritas prioritas dari kepala daerah terpilih yang menjabarkan program Nawacita Presiden yang disinkronkan dengan janji politik saat kampanye.‬

MENKOPOLHUKAM: SECARA NASIONAL PREVALENSI HIV SULUT CAPAI 0,33 PERSEN

MenkoPolHukam, Luhut Panjaitan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musrenbang RKPD Sulut.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengakui, saat ini Indonesia tidak hanya menjadi negara transit untuk peredaran narkoba internasional, tapi Negara kita telah menjadi salah satu pasar utama di Asia.‬ Pengakuan Menkopolhukan tersebut disampaikan dihadapan Mendagri Tjahjo Kumolo,Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Wagub Drs Steven Kandouw Unsur Forkopimda Sulut Bupati/Walikota, Camat, Kopolsek serta Dan Ramil se- Sulut pada acara Rencana Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Sulut di Sutanraja Hotel Kawalat Minut, Selasa (19/4).‬

‪Luhut Panjaitan mengatakan, berdasarkan data dari BNN jumlah penyalahgunaan narkoba Tahun 2015 sebanyak 5,9 juta, jumlah ini meningkat signifikan dibanding 3,8 juta pada Tahun 2011 lalu. Dari jumlah tersebut kurang lebih 33 orang minggal dunia setiap hari. Karena itu pemerintah harus mengambil langkah dan upaya melakukan rehabilitasi untuk pemakai narkoba.‬ "Kita juga harus memisahkan perlakuan untuk pengedar dan korban (pemakai narkoba), oleh karena itu rehabilitasi secara medis dan sosial wajib untuk pemakai dan pecandu narkoba yang bukan pengedar yang disinergikan dengan program deradikalisasi terorisme,"ingat Menkopolhukan.

Gubenur Sulut, Olly Dondokambey SE didampingi Wagub, Drs Steven Kandouw saat foto bersama Mendagri, MenkoPolHukam dan Bupati Walikota serta jajaran Kementerian.

Karena itu terangnya, hukuman berat untuk pengedar narkoba mutlak dilakukan pemerintah Indonesia sekarang ini, sebab 75 persen narapidana narkoba masih mengontrol bisnis narkoba ini dari dalam penjara, pemerintah juga akan membangun penjara terisolasi khusus bagi pengedar narkoba, demikian juga penjara bagi teroris serta hukuman mati bagi pengedar narkoba, terang mantan Kepala Staf Kepresidenan RI ini, sembari menyebutkan, data peningkatan kasus narkoba dari Tahun 2014 ke tahun 2015 sebesar 13 persen (peningkatan tertinggi sejak lima tahun terakhir) seperti narkotika Tahun 2014 22.750, Tahun 2015 27.950 Psikotropika Tahun 2014 835 Tahun 2015 895.‬

‪Sementara pengguna Sabu meningkat sebesar 350 persen dan ekstasi sebesar 280 persen di tahun 2015 lalu. Dia juga menyebutkan, data prevalensi HIV secara Nasional tertinggi berada di Papua 2,4 persen diikuti Papua Barat 1,2 persen sedangkan Sulut sebesar 0,33 persen atau dibawah rata-rata nasional 0,4 persen.‬ Oleh karena itu terkait dengan pemberantasan narkoba dan HIV AIDS, Luhut berpesan perlu dilakukan sosialisasi yang lebih intensif terhadap jenis-jenis narkoba dan bahaya yang ditimbulkan pada semua kalangan terutama anak-anak kita yang masih duduk dibangku sekolah. Perlunya pemberdayaan masyarakat yang hidup pada wilayah yang rawan narkoba.‬ (Adv/IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 20 April 2016 ,

0 komentar for "Musrembang RPJMD/RKPD Tingkat Provinsi Sulut, Gubernur : Wadah Legitimasi Janji Politik"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional