Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Jika Terlibat Kasus Narkoba, PDIP Manado 'Langsung' Pecat Kadernya

PDIP. (Ist)
Manado, detiKawanua.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Manado, secara tegas mengecam segala tindakan yang berkaitan dengan penyalagunaan Narkotika.

Penegasan tersebut dikatakan Ketua PDIP Kota Manado, Richard Sualang, seperti yang dirilis otomindonews.com. "Tidak ada sanksi lain selain pecat," tegasnya.

Sualang yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Manado ini menyebutkan, bilamana salah satu kader atau legislator, kedapatan terlibat mengedarkan atau penggunakan obat-obatan terlarang, maka tidak segan-segan partai memberikan saksi tegas terhadap oknum tersebut.

"Dibeberapa daerah saya tahu pernah terjadi kasus seperti itu, dan partai langsung memecatnya," kata Sualang.

Ditegas Sualang, sanksi pemecatan yang diberikan kepada kader PDIP tidak menunggu akhir dari proses hukum.

"Jika sudah terbukti positif, langsung dipecat. Kami tidak main-main dengan masalah seperti itu. Karena kami sangat mendukung segala upaya dalam pemberantasan pengedaran narkoba tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, sikap tegas telah ditunjukan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, yang langsung menandatangan surat pemecat Ahmad Wizar Nofiadi Mawardi sebagai Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, karena terbukti memakai narkoba, tanpa harus menunggu proses hukum selesai.

Menurut Tjahjo Kumolo, dasar pemberhentian Bupati Ogan Ilir sudah jelas, yakni tertangkap tangan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) karena terbukti menggunakan narkotika.

"Dengan tertangkap tangan, otomatis di pecat langsung. Apalagi tes urine yang bersangkutan sudah selesai dan terbukti menggunakan narkotika. Bahkan, BNN pun akan melakukan penggeledahan di rumah pribadinya untuk mencari bukti lagi," ucapnya.

Baca Juga : OD Tegaskan Bupati Walikota Kader PDIP Wajib Tes Urine

Menurut Mendagri, pemberhentian Ovi dari jabatannya sebagai bupati karena terbukti menggunakan narkotika, sehingga tidak bisa disamakan dengan perbuatan korupsi yang untuk proses pemberhentiannya harus menunggu keputusan hukum tetap dari pengadilan.

"Jadi ini sudah terbukti narkotika, ada hasil tes urinenya, juga akan ada tes rambut, dan darah. Tetapi, kalau tertangkap tangan karena korupsi lain lagi, harus menunggu sampai ada keputusan tetap dari pengadilan baru ada pemberhentian," ujarnya. (**)

Editor : Redaksi

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Minggu, 03 April 2016 , ,

0 komentar for "Jika Terlibat Kasus Narkoba, PDIP Manado 'Langsung' Pecat Kadernya"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional