Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Ini Maksud Kunker Tim DPD RI yang Diterima Sekprov Sulut

Sekprov Sulut, S.R Mokodongan saat foto bersama tim komite III DPD RI. (Ist)

Manado, detikawanua.com - Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Siswa R Mokodongan dalam menerima kunjungan kerja (Kunker) dari komite III DPD RI di kantor Gubernur Sulut, Kamis (21/04) tadi, memaparkan terkait penyusunan pandangan DPD RI terhadap RUU Kebudayaan dan Sistem Perbukuan.

Dalam sambutanya, Mokodongan mengatakan bahwa dalam rangka pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, masyarakat perlu mendapatkan informasi melalui buku. Minat baca buku yang menurun, serta pemahaman tentang kebudayaan yang minim sangat berdampak bagi generasi muda dalam menghadapi era globalisasi.

‪"Pemprov Sulut mendukung sepenuhnya RUU yang nantinya akan direalisasikan agar bisa menjadi Undang-Undang (UU). Karena dengan adanya UU itu dapat melindungi serta mengawal pelestarian kebudayaan dan peningkatan mutu SDM di seluruh tanah air," terang Sekprov.

Adapun menurut DPD, bahwa distribusi buku di Sulut perlu dioptimalkan, sistem perbukuan mempengaruhi niat dan minat baca dari seluruh elemen masyarakat.

"RUU kebudayaan dan sistem perbukuan yang sedang digodok DPR dipandang layak menjadi UU," jelasnya, yang diiyakan senator asal Sulut, Stefanus B.A.N Liow.‬

Melalaui ‪tim DPD-RI komite III yang diketuai senator asal Papua Pdt. Charles Simaremare mengatakan bahwa komite III direncanakan akan menuju taman budaya untuk bertemu parah tokoh budaya Sulut.

"Komite III juga mengapresiasikan antusiasme saran dan kiritk serta dukungan dari Pemprov Sulut dalam penyusunan pandangan DPD terhadap kedua RUU ini," ucap Simaremare. (hms/dkc)

Rep/Editor: Isjo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 21 April 2016

0 komentar for "Ini Maksud Kunker Tim DPD RI yang Diterima Sekprov Sulut"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional