Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Dua Dinas "Gemuk" di Bolsel Terancam Tak Terima Dana APBN

Ilustrasi APBN. /Ist

Bolsel, detiKawanua.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Pemkab Bolsel) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), mengakui ada dua SKPD yang terancam tidak menerima bantuan APBN tahun anggaran 2017.

Menurut Kepala Bappeda Bolsel Mohammad Anwar, dua dinas 'gemuk', yakni Dinas Pendidian dan Kebudayaan (Dikbud) dan Dinas Kesehatan (Dinkes), terlambat memasukkan program kegiatan ke Bappeda.

Padahal, lanjut Anwar, jauh sebelumnya pihaknya sudah mengingatkan agar secepatnya memasukkan program kegiatan sebelum deadline 28 Maret lalu. “Saat Musrenbang kabupaten Bolsel lalu, kita tunggu usulannya, tetapi tak ada,” ungkap Anwar, Rabu (06/04) kemarin.

Diakui Anwar, dirinya sempat ditemui Kadis Dinkes, Maspan Puwa. Namun data yang diberikan salah, justru yang ditunggu adalah usulan program di tahun 2017, bukan tambahan DAK.

“Walau sudah ada, tetapi tetap sudah terlambat. Sedangkan ada usulan belum tentu terakomodir, apalagi sama sekali tidak ada,” ujar mantan Kepala Dinkes ini.

Saat dikonformasi, Maspan mengatakan, data usulan program sudah disusun, tetapi operator komputernya sedang tugas luar. “Usulan itu sudah kita sampaikan ke Bappeda. Memang terlambat, soalnya staf yang mengetik data itu tadi masih diperjalanan,” jawab Maspan.

Terpisah, Kadis Diknas melalui Sekretarisnya Suja Alamri mengatakan, usulan program sudah diinput via internet (e-musrenbang), lainya juga masih sementara disusun. “Seperti DAK sudah disusun,” singkat Suja. (*/vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 07 April 2016 ,

0 komentar for "Dua Dinas "Gemuk" di Bolsel Terancam Tak Terima Dana APBN"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional