Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

DPRD Sulut: Kebijakan Menteri Susi Berdampak Negatif pada Tenaga Kerja Bitung

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut, Amir Liputo. /Ist

Manado, detiKawanua.com
- Kebijan Menteri Susi soal dalam memberantas illegal fishing menjadi perhatian publik bahkan, mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai kalangan, karena dengan melarang masuknya kapal asing tidak mengurangi pendapatan nelayan kecil. Meski demikian, tidak bisa dinafikan bahwa kebijakan ini juga memberikan dampak negatif bagi pekerja/karyawan.

Bagaimana tidak, karena langkah ini, dengan sendirinya telah mengurangi pemasukan ikan ke perusahaan ikan di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), tentunya berdampak negatif pada tenaga kerja pada perusahaan tersebut.

Hal ini menimbulkan rasa prihatin personil DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Amir Liputo. Menurutnya, semenjak kebijakan tersebut berlaku, terdapat banyal sekali karyawan di Bitung yang mengalami kekurangan pemasukan finansial, akhirnya terdapat banyak karyawan yang dalihkan ke tenda-tenda kecil karena sudah tidak ada lagi aktivitas karyawan.

"Kebijakan Menteri Susi ternyata ada dampak positif juga dampak negatif, di Bitung sudah banyak karyawan telah didirikan tenda untuk dijadikan tempat tinggal," kata Wakil Ketua Komisi III ini, saat ditemui di Ruang Komisi, Senin (18/04).

"Bagaimana tidak demikian,  karena kebijakan ini juga, perusahaan ikan dibitung alami kekurangan pemasukan stok ikan, pada ujungnya kerja karyawan pun terhenti," tambah mantan Anggota Dewan Kota Manado dua periode. (Rifaldi Rahalus)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 18 April 2016 , , ,

0 komentar for "DPRD Sulut: Kebijakan Menteri Susi Berdampak Negatif pada Tenaga Kerja Bitung"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional