Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Dimusnahkan, Senjata dan Sex Toys Ilegal Masuk Sulut

Gubernur Sulut bersama Kapolda dan pimpinan TNI serta instasi hukum lain saat memusnahkan barang ilegal. (Ist)

Manado, detikawanua.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi pada Rabu (27/04), telah memusnahkan jutaan barang ilegal yang masuk ke Sulut, berupa rokok, miras, sex toys, bibit tumbuhan, spare part dan senjata bertekanan.

Informasi yang didapat detikawanua.com dari sumber website Ditjen Bea dan Cukai menyebutkan, kegiatan yang berlangsung di Kantor Bea dan Cukai Manado, dihadiri langsung Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi beserta para pimpinan instansi Forkopimda Sulut.

Heru memaparkan bahwa pemusnahan barang ilegal ini merupakan barang bukti hasil penindakan Bea Cukai Manado dan Bea Cukai Bitung atas produksi dan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah pengawasan kedua kantor tersebut.

"Penindakan barang kena cukai tersebut dilakukan dengan harapan tidak ada lagi barang kena cukai baik rokok maupun minuman keras ilegal. Barang-barang ilegal tersebut menurut Heru selain merugikan negara karena tidak membayar cukai juga akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat," terangnya.

‪Diketahui sebanyak 3.833.284 batang rokok, 3.552 botol miras dan 24 pcs barang ilegal seperti sex toys/ alat peraga seksual, bibit tumbuhan, spare part senjata bertekanan hasil penindakan Bea Cukai Manado sepanjang tahun 2015 serta 106.020 batang rokok dan 6.483 botol miras ilegal hasil penindakan Bea Cukai Bitung dari tahun 2012 sampai dengan Maret 2016 dimusnahkan dengan cara dibakar, digilas, dipecahkan, dipotong, serta digergaji.‬ (djbc/dkc) 

Rep/Editor: Isjo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 28 April 2016 ,

0 komentar for "Dimusnahkan, Senjata dan Sex Toys Ilegal Masuk Sulut"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional