Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Cetak Calon Pemimpin yang Religius, BTM FIP Gelar LDK di Masjid

Suasana LDK BTM FIP Unima, Sabtu (02/03) malam. (Foto: Acan)

Tomohon, detiKawanua.com - Umumnya Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dilaksanakan di tempat-tempat yang dikhususkan untuk pelatihan seperti aula, balai pelatihan/diklat, atau mengambil suasana alam semisal villa. Bahkan banyak dijumpai LDK di tempat mewah sekelas ballroom hotel-hotel ternama.

Namun tidak dengan Badan Tadzkir Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (BTM FIP) Universitas Negeri Manado yang menggelar LDK di Masjid Al Mujahidin Tomohon, sebuah masjid besar kebanggaan warga muslim Kota Tomohon.

Selama tiga hari, LDK yang digelar oleh para pengurus periode baru ini, dilaksanakan sejak Jumat (01/04), da, berakhir pada hari Minggu (03/04) kemarin.

Ketua Panitia LDK BTM FIP 2016, Mohammad Taufik Ellly kepada media ini mengatakan meski digelar secara sederhana di sebuah mesjid, namun tidak mengurangi sajiam materi-materi yang tetap dikemas menarik untuk membimbing puluhan peserta. "Kelihatan sederhana, namun materi-materi tetap kami sajikan secara menarik," ujar Taufik.

Senada dengan Taufik. Wulan Mamonto selaku Steering Committe dalam LDK tersebut juga menuturkan metodologi pelatihan LDK yang digunakan mutakhir. "Kami menggunakan sisten audio visual, dan dalam setiap materi selalu kami lengkapi dengan simulasi, sehingga para peserta mampu memahami secara maksimal, secara keseluruhan kami menggunakan metodologi fokus grup diskusi dalam LDK kali ini," tutur Pengurus Badan Tadzkir Umum Unima ini.

Digelar di dalam sebuah masjid tentunya memberikan kesan suasana religius yang amat kental, hal ini dimaksudkan agar LDK dapat melahirkan calon pemimpin yang religius, seperti yang dijelaskan Rachman Febrianto, Ketua BTM FIP Unima.

"Kami melihat banyak pemimpin yang krisis moral disebabkan pengetahuan agama yang dangkal sehingga menjadi pemimpin karbitan. konsep Islam dalam Manajemen dan Kepemimpinan sangat kompleks sehingga sebagai umat Islam kita patut mencontohi kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai figur pemimpin ideal, mesjid juga menyadarkan kita betapa pentingnya ketaqwaan kepada sang pencipta," jelas Rachman.

Harapan Rachman, LDK dapat membentuk kader Islami dan kritis, "Kami berharap para peserta menjadi mahasiswa ideal yang bertaqwa dan militan, kreatif, dan kritis terhadap kondisi sosial secara lokal dan global, karena mahasiswa merupakan agen perubahan dan kontrol sosial," tutupnya. (Rafsan Damopolii)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 04 April 2016 , , ,

0 komentar for "Cetak Calon Pemimpin yang Religius, BTM FIP Gelar LDK di Masjid"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional