Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

BBM Turun, Legislatif Desak Eksekutif Segera Keluarkan Perwako

Ilustrasi penurunan BBM. (Ist)

Manado, detiKawanua.com - Diturunkannya Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), nampaknya tidak berpengaruh pada tarif angkutan umum.

Buktinya, terpantau detiKawanua.com, tarif angkutan umum (jenis angkot) pada hari ini, Jumat (01/04), untuk orang dewasa dan pelajar masih seperti di hari-hari sebelumnya, yakni Rp3.800/orang dewasa dan Rp2.500/pelajar.

Padahal, penurunan BBM tersebut sudah diumumkan sejak pukul 01:00 WITA hari ini.

Hal ini tentunya sangat menguntungkan para pengusaha-sopir angkutan umum, namun sangat merugikan warga yang menggunakan jasa angkutan tersebut.

Menyikapi ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Roy Maramis, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Manado agar secepatnya mengeluarkan Perwako tentang penyesuaian tarif angkutan umum.

"Secepatnya pak ROR bisa segera mengeluarkan Perwako penyesuaian tarif. Jangan sampai timbul persoalan antara masyarakat dan pelaku usaha," desak Legislator yang akrab dengan warga ini.

Tidak hanya penjabat Walikota Manado, para pengusaha-sopir pun diimbaunya agar sesegera mungkin menurunkan tarif angkutan umum.

"Jangan hanya di saat BBM naik, para pengusaha angkutan umum maupun sopir, berlomba-lomba menaikkan tarif angkot secara sepihak. Intinya jangan "tekeng pongo" ketika harga BBM kembali mengalami penurunan," tandas Maramis.

Terpisah, Kadis Perhubungan Kota Manado Drs Vicky Koagouw saat dikonfirmasi mengatakan, penurunan BBM ini tidak berpengaruh pada tarif angkutan umum.

"Masih dengan tarif yang lama, yakni Rp3.800 untuk penumpang umum dan Rp2.500 untuk pelajar," katanya, Kamis (31/03).

Kadis menambahkan, jauh hari sebelumnya, pemerintah bersama sejumlah elemen terkait seperti Organda, Aspindo termasuk kalangan pengusaha dan perwakilan sopir angkutan umum, telah membuat suatu kesepakatan bahwa bila terjadi kenaikkan atau penurunan harga BBM di bawah Rp1.000, maka tidak akan dilakukan penyesuaian tarif.

Artinya, bila saat ini BBM turun Rp500, tarifnya tidak turun. Namun begitu juga bila nanti harga BBM naik Rp500 atau bahkan naik sampai Rp900/liter, tariff angkot tidak akan dinaikkan.

"Kami hanya berdasarkan petunjuk Pak Walikota karena usernya adalah beliau. Beliau yang menerbitkan keputusan. Kemudian untuk memutuskan hal ini harus dilakukan rapat khusus dengan pihak terkait," tukasnya.

Untuk diketahui, harga BBM untuk jenis premium dan solar, mulai 1 April 2016 turun sebesar Rp500/ liter. Sementara, harga minyak mentah (kerosen) tidak mengalami perubahan harga. Harga premium yang semula Rp6.950/1 April menjadi Rp6.450/liter, jadi turun Rp500/liter. Kemudian minyak solar semula Rp5.650 menjadi Rp5.150/liter, minyak tanah tetap dan tidak ada perubahan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Pemkot melalui Penjabat Walikota Manado, Roy Roring, belum bisa dimintai keterangan terkait perihal di atas.

(v1c)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Jumat, 01 April 2016 ,

0 komentar for "BBM Turun, Legislatif Desak Eksekutif Segera Keluarkan Perwako"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional