Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Apakah Sulut Masuk? Kata Panglima TNI Negara ASEAN Bakal Perang Ekonomi

Foto Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo (Ist.)
Nasional, detikawanua.com - Provinsi Sulut telah resmi memberlakukan bebas visa untuk masuk ke wilayah Sulut baik bandara maupun pelabunan. Oleh Kepala kantor Imigrasi kelas I Manado, Monantu Rengkung, melalui keputusan Presiden nomor 21 tahun 2016 telah keluar terhadap 169 negara termasuk negara Asia Tenggara untuk masuk imigrasi laut, darat dan udara untuk bebas visa yang melalui Dirjen imigrasi sudah keluarkan surat 22 Maret lalu. Yang jadi pertanyaan, apakah Sulut masuk dalam salah satu kategori perang ekonomi ?

Baca halaman terkait: http://www.detikawanua.com/2016/04/kemiskinan-sulut-898-dan-pdt-di.html

PERANG NEGARA ASEAN MENURUT PANGLIMA TNI

Negara-negara ASEAN bakal hadapi perang. Demikian ditegaskan Panglima TNI Jendral, Gatot Nurmantyo saat presentasi di sidang ke-13 ACDFIM (Asean Chief of Defence Force Informal Meeting) tahun 2016, di Don Chan Palace Hotel, Vientiane, Laos. Adapun perang dimaksud untuk masa kini dan kedepan nanti menurutnya adalah perang ekonomi yang berlatar belakang energi, pangan dan air yang letakanya disekitar Equator.

Jenderal Gatot memprediksi hal itu bertolak dari Teori Thomas Maltus atau Teori Population bahwa perkembangan jumlah penduduk seperti deret ukur dan hitung ketersediaan pangan.

"Terbukti saat ini saja tak kala populasi penduduk dunia mencapai 11 milyar, hampir 15 juta anak meninggal karena kemiskinan, kelaparan dan kesehatan yang buruk setiap tahunnya,"kata Panglima TNI melalui jumpa Pers Jumat lalu.

Dia menambahkan, prediksi jumlah penduduk dunia saat mengalami krisis energi pada tahun 2043 mencapai 12.3 milyar jiwa yang berarti hampir 4 kali lipat populasi ideal penduduk bumi.
Konsekuensinya pemenuhan kebutuhan energi, pangan dan air juga meningkat.

"Disisi lain bahwa konflik atau perang di belahan bumi saat ini seperti di Libya, Mesir, Irak, Kuwait, Iran, Sudan, Kongo, Nigeria, semuanya terjadi di Negara penghasil minyak. Bahkan yang terakhir adalah Ukraina negara penghasil minyak 10.000.000 barrel perhari. Inilah bukti konflik dunia berlatar belakang energi,"bebernya.

Dimana negara ASEAN kaya sumber daya alam dan geografinya memiliki vegetasi sepanjang tahun untuk menghasilkan bahan makanan, nantinya menjadi incaran negara negara non-equator yang berpenduduk sekitar 9.8 milyar, semua negara akan bergantung kepada negara sepanjang equator. Perebutan penguasaan sumber energi, pangan dan air menjadi latar belakang perang ekonomi dan lokasinya di ASEAN. Ancaman nyata kedepan bagi ASEAN. (otmd/dtkw)

Rep/Editor: Isjo





Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 03 April 2016 , ,

0 komentar for "Apakah Sulut Masuk? Kata Panglima TNI Negara ASEAN Bakal Perang Ekonomi"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional