Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

12 Tahun DOB, Minahasa Utara 'From Zero to Hero'

Pulau Lihaga (kiri atas), Pulau Gangga (kanan atas), Pulau Siladen (kiri bawah), dan Pantai Firdaus (kanan bawah), adalah obyek wisata di Minut yang menawarkan keindahan taman bawah laut serta pasir putih halusnya. (ist)


Minut, detiKawanua.com - Pesatnya pembangunan dan pemanfaatan sejuta potensi pariwisata menjadikan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pantas dikalimatkan "From Zero to Hero." bagaimana tidak, saat ini Minut menjadi 'Guru' bagi banyak Daerah Otonomi Baru (DOB) lainnya di Indonesia.

Baru memasuki pertengahan tahun 2016 saja sudah ada sejumlah DOB yang melakukan studi banding di Minut. seperti rombongan DPRD Kabupaten Tanah Datar, Rabu (13/04) lalu datang mempelajari pengembangan sektor wisata, pertanian dan perkebunan yang ada di Minut. dua minggu sebelumnya juga Kalimantan Selatan datang mempelajari pembangunan infrastruktur yang ada di Minut.

12 Tahun terbentuk sebagai DOB, Minut jadi daerah ikon pariwisata terbaik di Sulawesi Utara, bahkan Indonesia Timur. Kecantikan taman bawah laut pulau Lihaga dan Siladen berhasil menyamai pulau Bunaken Manado yang sudah lebih dahulu terkenal di Mancanegara, pasir putih Pantai Lihaga juga disebut paling halus mengalahkan pantai manapun yang ada di pulau dewata.

Posisi Strategis daerah Minahasa Utara menjadi keuntungan tersendiri. pasalnya, Minut diapit oleh Kota Manado dan Kota Pelabuhan Bitung. akses ke Bandar Udara Sam Ratulangi juga sangat mudah dan dekat yakni hanya berjarak 12 KM dari jantung Minut, Airmadidi, atau sekitar 30 Menit jarak tempuh melalui darat.

Tak hanya Lihaga dan Siladen, Minut juga masih punya sejumlah objek wisata pulau lainnya diantaranya, pulau Nain, Bangka, dan Gangga. ada juga pantai yang paling ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara setiap akhir pekan, yakni pantai Pulisan. semua yang disebutkan diatas tadi menawarkan pasir putih yang sangat putih dan halus sehalus tepung. selain itu ada tiga pantai pasir hitam yang tak kalah eloknya yakni pantai Firdaus, pantai Batunona, dan pantai Surabaya.

Tak cukup sampai di Wisata laut saja, Minut masih punya objek wisata yang tak pernah bosan dikunjungi. ada air terjun Tunan, yang berada di desa Talawaan. anda bisa merasakan sensasi sejarah peradaban dunia di Cagar Budaya Waruga yang ada di desa Sawangan. Waruga merupakan peninggalan Megalithic (400 SM) berupa kubur batu leluhur Minahasa. Di Minut terdapat Puncak tertinggi di Provinsi Sulut, yaitu Gunung Klabat dimana terdapat cagar alam kenangan, dan wisata religi tugu Menorah (Kaki Dian) yang merupakan tertinggi di dunia mengalahkan Menorah di Negara asalnya yaitu di Israel.


Tugu Menorah di Minahasa Utara, yang disebut-sebut tertinggi didunia mengalahkan Menorah Israel.


Untuk sektor pertanian dan perkebunan, ada taman kelapa yang menjadi primadona di Minut sebagai usaha tani utama penduduk lokal. Disamping itu ada tanaman cengkih serta buah-buahan antara lain buah Duku, Langsat, Manggis dan Rambutan juga banyak dihasilkan oleh petani.

Sektor laut dan perikanan, dihiasi oleh perikanan air tawar berupa ikan mas dan ikan mujair. Perikanan air laut berupa tambak kerapu, bandeng, udang, lobster dan pengembangbiakan rumput Laut serta kerang mutiara. Sumber daya pertambangan juga kini tengah digarap oleh beberapa perusahaan, salah satunya PT. Mearest Soputan Mining (MSM) yang berlokasi di Kecamatan Likupang Timur, dengan garapan emas.

Untuk Perindustrian, Di Minut terdapat banyak perusahaan Industri Manufaktur sektor industri bahan bangunan, meubel, pengolahan Makanan serta Minuman, misalnya PT.AQUA, dan PT.AKE (Lokal) yang mengambil sumber mata air Gunung Klabat. Sektor Industri Perhotelan di Minut cukup berkembang, dimana terdapat dua hotel Bintang 4, yakni Hotel Sutan Raja di Watutumou dan Hotel Paradise di Likupang. Selain itu juga banyak berdiri resort berstandar internasional, antara lain Kima Bajo Resort, Gangga Resort dan Batunona Resort di Desa Kema III.

Sektor pendidikan juga ditunjang dengan kehadiran dua institusi pendidikan bertaraf Internasional, yaitu Universitas Klabat (Unklab) di Kecamatan Airmadidi dan Manado International School (MIS) di Kecamatan Kalawat.

Secara administratif, Minut dibagi dalam 11 Kecamatam, 6 Kelurahan dan 118 Desa. Saat ini Minut dipimpin oleh Bupati Perempuan, Vonnie Anneke Panambunan (VAP) yang juga pernah menjabat Bupati Minut pada periode 2005-2008 lalu. (Rafsan)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 19 April 2016 , , ,

0 komentar for "12 Tahun DOB, Minahasa Utara 'From Zero to Hero'"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional