Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

11 Provinsi, Sulut Masuk Target GSC Dari Menteri PDTT

Menteri PDTT, Marwan Djafar.
Menteri PDTT, Marwan Djafar. (Ist
Nasional, detikawanua.com - Provinsi Sulut salah satu provinsi dari 11 provinsi di Indonesia yang masuk salah satu target dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) untuk program Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan derajat pendidikan generasi muda di desa yang telah menjangkau 5.774 desa di seluruh Indonesia‬.

‪Menteri Desa, Marwan Jafar, merupakan salah satu program prioritas di Kemendes PDTT yang bergerak di bidang kesehatan dan pendidikan di desa.‬

‪"Dalam bidang kesehatan, meliputi pelatihan pada ibu hamil dan menyusui, memberikan perhatian pada makanan dan kesehatan balita dan pemulihan pada balita Gizi Buruk,"ujar Marwan, dalam keterangan tertulis yang dikutip Otomindo.com.

‪Sedangkan pada bidang pendidikan, Menteri mengatakan pihaknya berupaya memberikan pemenuhan kebutuhan pendidikan generasi desa.

"Ada permasalahan di daerah, di mana setiap daerah ada yang masih minim fasilitas pendidikannya misalnya disetiap desa perlu ada satu PAUD, satu TK dan satu SD. Bagi satu desa yang belum memiliki fasilitas tersebut, didorong untuk menggunakan Dana Desa untuk membangun PAUD,"katanya.‬

‪Diketahui pada tahun 2015, program tersebut sudah dilaksanakan di sejumlah provinsi lainnya seperti, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.‬ Adapun lokasi GSC juga sudah di 66 kabupaten, 499 kecamatan pada 5754 desa. (otmd/dtkw)

Rep/Editor: Isjo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 06 April 2016 ,

0 komentar for "11 Provinsi, Sulut Masuk Target GSC Dari Menteri PDTT"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional