Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Saripati Kentang Ternyata Bisa Menyalakan Baterai Hingga Tiga Tahun

Bahan - bahan dasar untuk menyalakan baterai. (Ist)

detiKawanua.com - Bagi Anda para pengguna Smartphone, ada kabar gembira dari Virginia Tech University.

Para peneliti dari  Virginia Tech University ini, menciptakan terobosan dengan menggunakan bio energi dari bahan gula alami, ketimbang bahan kimia seperti Lithium yang umum dijumpai di baterai gadget.

Dengan sumber energi gula alami ini, diklaim para peneliti tersebut sangat ideal untuk digunakan pada ponsel.

Temuan ini berbeda dengan bio energi lain seperti Hydrogen dan Methanol. Material gula lebih aman karena bersifat non-explosive atau tidak mudah meledak dan terbakar.

"Sangat logis ketika kami mencoba ‘memanen’ sumber energi alami dengan cara yang ramah lingkungan, untuk digunakan pada baterai," kata Profesor YH Percival Yang, juru bicara para peneliti ini, seperti dikutip dari Tech Radar.

Hal menarik dari sumber energi alamiah ini didapatkan dari sari pati pada makanan sehari-hari, salah satunya kentang. Sari pati kentang disebutkan Zhang dipecah secara bertahap menggunakan enzim cascade.

Dengan cara tersebut, elektron dengan kualitas signifikan akan muncul untuk menghasilkan arus energi.

Diketahui memang sebelumnya sudah ada penelitian tentang sumber energi dari gula. Namun, terobosan terbaru ini diklaim Zhang dan timnya bisa memproduksi energi yang lebih signifikan.

"Metode kini bisa menyimpan 10 kali lebih banyak energi dibandingkan sumber energi dengan bahan dasar kimia," ungkap Zhang.

Baterai berbahan dasar sari pati kentang ini, bisa digunakan untuk menyalakan baterai hingga tiga tahun dalam satu kali pengisian baterai. Luar biasa!

(*1*)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 05 Maret 2016

0 komentar for "Saripati Kentang Ternyata Bisa Menyalakan Baterai Hingga Tiga Tahun"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional