Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Peringati Hari Perempuan Sedunia, KOHATI Manado Gelar Mimbar "Perempuan Menagih Janji"

KOHATI Cabang Manado saa menggelar Mimbar Bebas untuk memperingi Hari Perempuan Sedunia.

Manado, detiKawanua.com - Peringati hari perempuan sedunia, Korps HMI Wati Himpunan Mahasiswa Islam (KOHATI HMI) Cabang Manado menggelar mimbar bebas, Selasa (08/03). Dengan mengangkat tema “Perempuan Menagih Janji”.

Ketua KOHATI Tirta Shyafirah Modeong saat berorasi, menyampaikan pada tanggal 08 maret 1857 para buruh perempuan di pabrik pakaian dan tekstil di New York, Amerika Serikat, mereka menentang kondisi tempat kerja yang tidak manusiawi dan upah yang rendah. Maka untuk itu didalam kekinian dimana selama masih ada diskriminasi dan penindasan terhadap perempuan.

Maka tentu saja, Lanjut Tirta, momentum itu harus di peringati secara gagap gempita dengan berbagai bentuk kegiatan yang tetap dalam kerangka perjuangan menuntut hak-hak sosial, ekonomi, dan politik kaum perempuan.

Dalam memperingati hari perempuan sedunia tersebut, kata Dia lagi, KOHATI HMI Cabang Manado menyampaikan tuntutannya yaitu. Pertama, JANJI TIDAK ADA DISKRIMINASI BAGI PEREMPUAN, karena hari ini menuntut masih banyak diskriminasi baik secara global, nasional dan lokal, banyak faktor yang menyebabkan terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak diantaranya adalah faktor budaya patriarkhi yang masih banyak terjadi di masyarakat yang memandang perempuan lebih rendah dari para laki-laki.

Kedua, JANJI TIDAK ADA KEKERASAN KEPADA PEKERJA RUMAH TANGGA PEREMPUAN, karena saat ini regulasi yang melindungi bagi para PRT perempuan seperti yang dinyatakan Arum Ratnawati bahwa 10,7 juta penduduk Indonesia secara garis besar kekerasan kepada PRT pada perempuan masih tinggi dan kebanyakan PRT itu rata-rata berpendidikan rendah.

Ketiga, JANJI PELINDUNG TERHADAP TENAGA KERJA WANITA (TKW), hari ini dijadikan objek praktek kekerasan maka kami mengajak para masyarakat agar peduli terhadap TKW yang ada didalam negeri maupun yang ada di luar negeri TKI/TKW banyak terjerat kasus-kasus pelecehan, dan kekerasan.

Keempat, JANJI TIDAK ADA PROSTITUSI ONLINE, perempuan hari ini bersikap tegas kepada pemerintah agar praktek prostitusi online tidak terjadi di dunia maya karena ini mencemar nama baik kaum perempuan. Kelima, JANJI HAK ATAS PENDIDIKAN, KUALITAS HIDUP dan PERAN PEREMPUAN, perempuan hai ini menuntut rendahnya kualitas hidup dan peran perempuan, data susenas pada tahun 2003 menunjukkan bahwa penduduk perempuan usia 10 tahun ke atas yang tidak atau belum pernah sekolah jumlahnya dua kali lipat penduduk laki-laki (11,56 persen berbanding 5,43 persen). (Rifaldi Rahalus)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Rabu, 09 Maret 2016 , ,

0 komentar for "Peringati Hari Perempuan Sedunia, KOHATI Manado Gelar Mimbar "Perempuan Menagih Janji""

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional