Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pengungsi Kian Bertambah Akibat Longsor Terus Terjadi di Banjarnegara

Para Pengungsi Berjalan Meninggalkan Lokasi Longsor di Banjarnegara. /Ist

detiKawanua.com -
Karena kondisi di Desa Clapar, Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang sangat rawan bagi keselamatan, akibatkan sebagian warga yang masih bertahan memilih untuk mengungsi.

Sebanyak 76 KK atau 281 jiwa masyarakat Desa Clapar mengungsi hingga saat ini. Pengungsi tersebar di 24 titik lokasi yaitu di TK Harapan Kita, SD 2 Clapar, dan di rumah warga lain yang tidak terkena longsor."Pengungsi adalah korban longsor yang rumahnya rusak dan terancam longsor," ungkap Sutopo Nugroho, Kepala Bagian Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kondisi tanah yang terus bergerak pada Sabtu (26/03), menyebabkan jumlah rumah yang rusak bertambah. Tercatat 12 rumah rusak berat, bahkan beberapa rumah roboh. "Selain itu 3 rumah rusak sedang dan puluhan rumah terancam longsor," tambahnya.

Diperkirakan jumlah rumah yang akan rusak akan bertambah. Mengingat pada hari ini tanah bergerak hingga 1,5 meter. Jalan utama putus total dan akses menuju permukiman terhambat.

Sebanyak 76 KK atau 281 jiwa masyarakat Desa Clapar mengungsi hingga saat ini. Pengungsi tersebar di 24 titik lokasi yaitu di TK Harapan Kita, SD 2 Clapar, dan di rumah warga lain yang tidak terkena longsor."Pengungsi adalah korban longsor yang rumahnya rusak dan terancam longsor," tambahnya.

Tidak dapat dipastikan sampai kapan mereka harus mengungsi karena tanah masih terus bergerak dan rumahnya rusak. Sebagian masyarakat telah mengambil barang-barang miliknya dari dalam rumahnya. Pemerintah berencana merelokasi masyarakat ke tempat yang lebih aman.

Hingga saat ini lebih dari 350 personil tim gabungan dari BPBD Banjarnegara, BPBD Provinsi Jawa Tengah, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, Banser SAR Banjarnegara, RAPI, MDMC, BPBD Purbalingga, BPBD Banyumas, Satpol PP, Dompet Duafa, dan relawan lainnya melakukan evakuasi, kerja bakti membersihkan rumah, membuat jalan darurat, pendampingan pengungsi dan lainnya."Logistik di BPBD Banjarnegara mencukupi hingga satu minggu ke depan," ucap juru bicara BNPB ini.

BNPB dan BPBD Jateng akan memenuhi semua kebutuhan logistik jika kekurangan. Posko aju, dapur umum, posko kesehatan, posko pengungsian telah berjalan dengan baik.

Kepala BNPB, Willem Rampangile, telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB untuk terus mendampingi BPBD. Gubernur Jawa Tengah pada Sabtu (26/3/2016) siang tadi berkunjung ke lokasi longsor. (*/vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 27 Maret 2016 , ,

0 komentar for "Pengungsi Kian Bertambah Akibat Longsor Terus Terjadi di Banjarnegara"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional