Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pemprov Sulut Gelar Rakor Sikapi Moratorium Transhipment

Gubernur Dondokambey ketika Berbicara di Depan Peserta Rakor Dampak Impelementasi Moratorium. /Ist

Minut, detiKawanua.com
- Sebagai Provinsi Kepulauan dengan sektor kelautan dan perikanan yang melimpah, maka sejatinya Provinsi Sulut memiliki posisi sangat strategis dalam mendukung upaya bangsa mewujudkan visi sebagai poros maritim dunia, 

Hal itu ditegaskan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dihadapan peserta rapat tentang implementasi Permen KP RI No. 56,57 dan 58 Tahun 2014 (moratorium transhipment) dan kebutuhan bahan baku untuk industri pengolahan ikan di Provinsi Sulut, yang digelar di Sutan Raja Hotel dan Convention  kalawat Minut,Selasa (08/03).

Baca juga: Demo di Patung Cakalang, Ratusan Nelayan dan Pengusaha Bitung Tolak Kebijakan Menteri Susi

Dalam kegiatan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut itu, Gubernur menerangkan, Permen KP telah mengamanatkan  perlunya dilakukan penghentian sementara (moratorium) perizinan usaha perikanan tangkap, guna mewujudkan pengolahan perikanan yang bertanggung jawab, dan penanggulangan Illegal Unrepoted  and Unregulated (IUU) Fishing di wilayah pengolahan perikanan NKRI.

"Namun demikian, hadirnya Permen KP itu telah terjadi berbagai dampak di masyarakat, khusunya bagi para pelaku pembangunan di sektor perikanan dan kelautan," aku Gubernur.

Berita menarik lainnya: Olly Dondokambey Ajak Warga Sulut Sukseskan Sensus Ekonomi 2016

Berbagai dampak itu kemudian harus segera disikapi dan disolusikan, guna mencegah perlambatan pertumbuhan ekonomi yang dapat dikontribusikan dari sektor ini.

"Dalam konteks itulah maka Pemprov Sulut menggelar agenda rapat saat ini, yang mana harus kita optimalkan bersama sebagai wahana komunikasi aktif dengan saling bertukar pikiran, gagasan dan informasi, sekaligus saran dan kritik membangun dalam rangka memastikan kesinambungan pembangunan sektor ini di Provinsi Sulut sebagai Prime Mover mewujudkan poros maritim di KTI", jelas Dondokambey.

Turut hadir Ketua Deprov Sulut Andrey Angouw, Direktur Bina Mutu dan Diversifikasi Ditjen Peningkatan Daya Saing Produk KP Kementerian KP, Kadis KP Ir Ronald Sorongan MSi. (**)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 08 Maret 2016 , , ,

0 komentar for "Pemprov Sulut Gelar Rakor Sikapi Moratorium Transhipment"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional