Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pelaku Usaha Dipersulit, Roy Maramis Kritisi Kinerja BP2T dan Disparbud

Legislator DPRD Kota Manado, Roy Maramis. (Foto: v1c)

Manado, detiKawanua.com - Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Roy Maramis, mengkritisi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Kritikan Maramis ini, tepatnya ditujukan kepada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Hal ini disebabkan, banyak pelaku usaha yang sering mengeluhkan tindakan BP2T dan Disparbud yang terkesan memper sulit mereka dalam hal mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), serta surat-surat lain untuk melegalkan usahanya.

Naasnya, menurut Maramis, karena dipersulit mereka memilih berinvestasi di Kota lain.

"Kalau mengurus surat ijin usaha syaratnya harus membayar satu juta, yaa satu juta. Tapi kalau dua juta, yaa harus dua juta. Jangan karena ada yang membayar sepuluh juta, suratnya dipercepat. Sedangkan yang membayar dibawa itu, suratnya malah diperhambat," semprot Maramis, Selasa (15/03) kemarin, saat hearing bersama BP2T, Disparbud dan sejumlah Pelaku Usaha hiburan malam.

Maramis pun mengimbau agar BP2T dan Disparbud memperbaiki kinerjanya. Itu dilakukan, agar supaya para investor yang akan berinvestasi di Kota Manado tidak akan lari ke kota-kota lain

"Kiranya kinerja BP2T dan Disparbud Kota Manado diperbaiki," imbau mantan Ketua KNPI Manado ini.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 16 Maret 2016 , ,

0 komentar for "Pelaku Usaha Dipersulit, Roy Maramis Kritisi Kinerja BP2T dan Disparbud "

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional