Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

MUI Sulut Kecam Komunitas LGBT

Sekretaris Divisi Fatwa MUI Sulut, Evra Wilya. (Foto: v1c)

Manado, detiKawanua.com - Komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender  (LGBT), yang meminta legal standing dari pemerintah terkait eksistensinya, mendapat kecaman keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara (Sulut).

Menurut Sekretaris Divisi Fatwa MUI, Evra Wilya, apa yang dilakukan oleh komunitas ini sudah sangat keterlaluan. Karena, selain meminta untuk dilegalkan, komunitas ini juga telah merusak citra agama (khususnya LGBT yang beragama muslim) dan kultur bangsa Indonesia.

"Saat ini mereka ingin diakui oleh pemerintah. Kami (MUI Sulut) bersama-sama dengan organisasi Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU), serta Majelis-majelis Ta'lim yang ada di Kota Manado, dengan tegas mengecam komunitas ini," kata Wilya, Rabu (23/03).

Wilya yang juga adalah Wakil Rektor III Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado ini menambahkan, selama LGBT masih dianut sebatas perorangan, MUI masih bisa menoleransi.

"Kalau LGBT hanya dianut oleh perorangan, itu bisa dimaklumi. Karena, ada juga LGBT yang sejak lahir memang sudah berperilaku seperti itu. Tapi, apabila penganut LGBT sudah membangun komunitas dan meminta untuk dilegalkan, maka kami akan terus menolak tindakan tersebut," tambah Wilya.

Wilya pun mencontohkan dampak negatif jika dilegalkannya komunitas ini dengan cara merujuk pada UU Nomor 1/1974 dan Kompilasi Hukum Islam yang mengatur tentang perkawinan.

"Contohnya kawin-mawin. Dalam UU negara maupun Kompilasi Hukum Islam, yang dimaksud dengan kawin-mawin itu adalah antara pria dan wanita. Namun dalam penganut ini, yang dimaksud dengan kawin-mawin itu yakni sesama jenis," ujar Wilya menjelaskan.

"Jika pemerintah melegalkan pasangan sesama jenis, otomatis UU dan KHI harus dirubah; dan bila sudah dirubah, nantinya negara kita akan menjadi semeraut," tambahnya menjelaskan.

Sementara itu, sebagaimana informasi dari narasumber tersebut di atas, pada tahun 2014 silam, di Kota Manado sempat ada upaya-paya untuk melegalkan komunitas yang sangat mengerikan ini.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 23 Maret 2016 , ,

0 komentar for "MUI Sulut Kecam Komunitas LGBT "

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional