Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Mantali Nilai Upah Penebang Pohon Sangat Kecil

Anggota DPRD Kota Manado, Fanny Mantali. (Foto: v1c)

Manado, detiKawanua.com - "Kerjanya susah dan beresiko, tapi bayarannya sangat kecil." Itulah ungkapan keprihatinan yang keluar dari mulut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Fanny Mantali, saat dikonfirmasi detiKawanua.com, terkait upah senilai Rp.150.000 yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado kepada para penebang pohon rawan tumbang yang ada di Kota Manado.

Baca juga: Sejumlah Pohon Besar di Kelurahan Wonasa, Ditebang Pemkot Manado

Mantali menilai, upah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan pekerjaan yang dilakukan oleh para penebang pohon.

"Anggaran yang dikucurkan Pemerintah Kota ke di Dinas terkait kan lumayan besar. Jadi, kenapa upah mereka sangat kecil nilainya," ucap Mantali yang duduk di Komisi C, membidangi Bidang Pembangunan, Rabu (02/3) siang tadi.

Mantali pun berharap upah mereka dinaikkan. Karena, selain kerjanya susah dan beresiko, penanggulangan dini terhadap hal-hal yang bisa menyebabkan kecelakaan, merekalah yang melakukannya.

"Jadi, apa salahnya jika upah mereka dinaikkan," kunci Mantali.

Untuk diketahui, belakangan ini banyak pohon yang tumbang di Kota Manado. Seperti di Kelurahan Kombos dan juga Kelurahan Wonasa, Kecamatan Singkil. (v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 02 Maret 2016 ,

0 komentar for "Mantali Nilai Upah Penebang Pohon Sangat Kecil"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional