Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

LMI Usulkan Adanya Perda yang Mengatur Budaya Sulut



Ketua DPRD Sulut Andre Anggouw Mewengkang, Anggota Komisi I Julius Jems Tuuk dan Rocky Wowor serta Wakil Ketua Komisi IV Fanny Legoh didampingi Ketua Komisi I Ferdinand saat tatap muka bersama LMI


Manado, detiKawanua.com - Merasa prihatin dengan adanya budaya asing yang terus mewabah di Sulawesi Utara (Sulut) tentu harus menjadi perhatian masyarakat Sulut pada umum. Mengingat, budaya asing yang terus mengakar di Sulut sudah pasti bakal mengikis habis secara perlahan kebudayaan dan kultur lokal yang ada di Sulut.

Ketua DPRD Sulut Andre Anggouw berjabatangan dengan Ketua LMI Hanny Pantouw usai hearing

Laskar Manguni Indonesia (LMI) adalah salah satu lembaga yang turut prihatin atas kondisi tersebut. Akhirnya, mereka bersepakat agar supaya ada peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang pelestarian kebudayaan dan kultur lokal Sulut dalam berbagai bentuk. Terutama bentuk fasilitas umum harus bercorak kultur yang ada di Sulut.


Ketua LMI Hanny Pantouw saat menyampaikan usulan Perda serta menyampaikan sejarah terbentuknya LMI

Untuk itu, Pendiri LMI dan ratusan kader yang terhimpun did alamnya, Jumat (15/03) lalu, mendatangi DPRD Sulut dan mengusulkan keinginan mereka yakni harus ada Perda terkait kultur dan kebudayaan.


Salah satu Tonaas Laskar Manguni Indonesia ikut menyampaikan usulan ke DPRD Sulut

Kehadiran mereka dijamu langsung oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angguow, Wakil Ketua Komisi IV Fanny Legoh, Ketua Komisi I Ferdinand Novi Mewengkang serta Anggota Komisi I Julius Jems Tuuk dan Rocky Wowor.

Usulan harus adanya perda akhirnya diterima oleh ketua DPRD dan seluruh anggota dewan yang hadir dan pihak DPR mengaku usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut.


Ketua DPRD Sulut Andre Anggouw dan empat personil DPRD tengah mendengar penyampaian terkait Perda yang diusulkan LMI

"Kami terima usulan ini, namun perlu saudara-saudara sekalian ketahui DPR tidak bisa mengambil keputusan langsung, itu tugas eksekutif. Kemudian, usaha pembentukan perda ini tentu akan sukses bilamana saya mendapat dukungan penuh dari seluruh anggota dewan lainnya. Intinya, kami menerima usulan ini," kata Angouw dan diamini anggota lainnya.

Sebelumnya, Ketua LMI Hany Panto mengulas sejarah awal berdirinya LMI yang kini telah mendapat legalitas oleh pemerintah.


Doa bersama usai tatap muka antara LMI dan DPRD Sulut

"Sebelum berbicara lebar, saya ingin menyampaikan sejarah berdirinya LMI. LMI didirikan pada November 2015 dan memiliki SK dari Kemenkumham, AD/ART, dan akta notaris. Oleh karena itu, sudah sah keberadaan LMI di Indonesia dan yang terdaftar sudah 25.000 orang anggota," kata Panto

"Laskar Manguni akan menjadi ormas terbesar di Sulut dan Indonrsia. Dan alasan kami datang ke DPRD, karena DPRD memiliki kewenagan dalam pembentukan Perda," tambahnya.

(Rifaldi Rahalus)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 06 Maret 2016 , ,

0 komentar for "LMI Usulkan Adanya Perda yang Mengatur Budaya Sulut"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional