Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Larno, Berhasil Kumpul Rupiah Dengan Mengolah Daun Cingkeh Kering

Larno saat memasak daun cengkeh kering, dengan tungku api.

Boltim, detiKawanua.com - Uang bisa didapat dari berbagai usaha tergantung bagaimana kita mengelola suatu usaha tersebut hingga mengasilkan Rupiah. Semisal usaha perorangan untuk penyulingan daun cingkeh kering menjadi minyak mentah cingkeh di desa Tombolikat Induk kecamatan Tutuyan kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), hingga saat kini masih terus melakukan usahanya mulai sejak beberapa Tahun lalu.

Ditemui media ini, salah-satu pekerja yakni, Larno (28 Tahun) disebuah tempat penyulingan daun cingkeh tersebut mengatakan bahwa, dalam sehari kami bisa memasak (menyuling-red) daun cingkeh kering yang sudah dikumpulkan dari sejumlah lokasi perkebunan petani cingkeh, "sekali disuling jika ada daunnya terkumpul, pagi dan sore dimasak. daun cingkeh kita dapat dari areal perkebunan petani disini," ucap Larno, kepada awak media, Kamis (10/03).

Katanya, biasanya mereka ketika mengambil daun harus minta permisi ke pemilik kebun. terkadang tak diberi izin tetapi, ada juga yang iklhas memberi tergantung si pemilik kebun cingkeh.

"Sudah Dua Tahun saya bekerja disini. untuk ambil daun kita harus minta permisi ke tuan kebun. karena, tak dibeli daun cingkehnya, ya kadang-kadang kita tukar (barter-red) daun cingkeh ke pemilih kebun dengan kebutuhan mereka semisal, rokok. tetapi tidak semuannya, ada juga yang ikhlas memberikan," ujarnya.

Lanjut Dia, kalau ambil daun cingkeh biasanya kita ke desa Bukaka, desa Dodap dan di desa Tombolikat (disini-red) kemudian, dimasak sekitar 7 sampai 8 jam itu, ukuran normalnya.

"Per hari kita dapat hasil sekitar 12 kilogram (Kg) minyak cingkeh dari hasil penyulingan 20 sack (karung-red) daun. itupun tergantung kandungan kadar minyaknya terkandung dalam daun namun, jika musim hujan hanya sekitar  4 hingga 5 Kg per harinya. jujur, disini Saya merasa senang sebab, untuk cari uang itu masih sangat mudah didapat," terang Larno, sembari mendekatkan kayu api ditungku tempat penyulingan daun cingkeh kering 

Saat ditanya soal upah, Dia mengaku per hari Dirinya mendapat upah Rp 70 ribu, kalau lembur juga upahnya Rp 70 ribu sekali. jadi, Saya dari Solo (Jawa) datang kesini hanya untuk bekerja dengan masa kontrak selama 10 Bulan. kalau kontraknya sudah habis Saya usulkan untuk dikontrak lagi. Kami ada 4 orang pekerja dan setiap harinya mengumpulkan daun cingkeh maksimal targetnya 20 karung, itu sudah saya lakukan selama 2 Tahun disini bersama rekan kerja.

"Minyaknya ditampung selama sebulan lalu, dikirim ke Jawa. harganya per 1 Kg minyak cingkeh itu capai Rp 110 Ribu hingga Rp 115 ribu," tutupnya, siang tadi. (Fidh)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Kamis, 10 Maret 2016 , ,

0 komentar for "Larno, Berhasil Kumpul Rupiah Dengan Mengolah Daun Cingkeh Kering"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional