Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Kejati Gorontalo: Bupati Bone Bolango Tersangka Korupsi Karena Program Jumat Keliling

Bupati Bone Bolango Hamiem Pou saat Menunjukkan Salah Satu Proposal Bansos, beberapa waktu lalu. /Ist

Bone Bolango, detiKawanua.com
- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo telah menetapkan Bupati Bone Bolango (Bonbol) Hamiem Pou sebagai tersangka penyalahgunaan dana bantuan sosial (Bansos).

Asisten Pidana Khusus Kejati Gorontalo, Meran Djeman menerangkan, penyalahgunaan dana bansos yang dilakukan Hamiem Pou selaku Buapti Bonbol, antara lain untuk menjalankan “Jumat Keliling”, program anjangsana ke Masjid-masjid sembari memberikan bantuan setiap hari Jumat.

Baca juga: JS Badudu Meninggal Dunia, Presiden Jokowi: Bangsa Indonesia Kehilangan

Bansos yang digunakan itu berasal dari tahun anggaran 2011-2012 dengan nilai total sepuluh miliar rupiah. Estimasi sementara, kerugian negara akibat hal itu mencapai tiga miliar rupiah," terangnya.

Menurutnya, pemberian bantuan untuk rumah ibadah/masjid yang diberikan Hamim melalui program Jumat keliling itu, disalahgunakan dengan cara menggelembungkan anggaran.

“Yang diminta di proposal tiga juta, yang diberikan lima juta rupiah,” ujarnya memberi contoh. Menurutnya, tindakan itu sudah termasuk memperkaya diri sendiri dan orang lain.

Terlebih lagi, menurutnya program itu diduga digunakan untuk mendulang dukungan politik. Hamiem, merupakan bupati incumbent pemenang Pilkada setempat yang baru saja dilantik. Selain itu, pihaknya juga menemukan sejumlah proposal fiktif dengan memanfaatkan dana bansos itu.

Lihat juga: Hamdani Ruchban: LGBT Adalah Rekayasa Kepentingan Global

"Jika terbukti bersalah, Hamiem dapat dikenai pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi, serta pasal 2 ayat 1 dan pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara minimal empat tahun dan maksimal seumur hidup dan denda maksimal satu miliar rupiah," jelasnya.

Sementara itu, Hamiem yang sedianya akan diperiksa perdana pada Senin, (14/03) oleh pihak Kejati Gorontalo, tidak bisa memenuhi panggilan tersebut karena masih sedang dinas di luar kota.

“Yang bersangkutan sudah mengabari jika tidak bisa hadir, pemanggilan kedua akan dilakukan pada Kamis (17/03),” ujar Meran.

Hamiem Pou sendiri, tidak berhasil dikonfirmasi terkait hal ini. Saat dihubungi awak media, telepon selulernya tidak diangkat. (*/vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 15 Maret 2016 , ,

0 komentar for "Kejati Gorontalo: Bupati Bone Bolango Tersangka Korupsi Karena Program Jumat Keliling"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional